Idul Fitri 1439 H

Rusman Ali Memaknai Idul Fitri Momentum Saling Bermaafan

Menurutnya selama perayaan idul Fitri dirinya selain bersilaturahmi dengan sanak famili juga melakukan silaturahmi dengan banyak pihak.

Rusman Ali Memaknai Idul Fitri Momentum Saling Bermaafan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Bupati Kubu Raya Rusman Ali memberikan bingkisan Ramadan kepada santri di Pondok Pesantren Al Hidayah, belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribunpontianak ,  Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengatakan hari raya idul Fitri sebagai momentum untuk saling bermaaf maafan dan saling silaturahmi.

Sebagaimana diketuhui bersama menurutnya Idul Fitri dipahami sebagai "Kembali kepada kesucian."

Baca: Ini Makna Idul Fitri Bagi Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana

Baca: Tradisi-tradisi Unik Merayakan Idul Fitri di Dunia, Permainan Telur Rebus hingga Kontes Gulat

"Setelah menjalani puasa ramadan selam 1 bulan penih, manusia yang melewatinya dengan penuh keimanan kepada Allah memperoleh kembali status kesucian, sesuai kondisi natural dirinya yang terlahirkan dalam keadaan suci. Bagi saya pribadi, Hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa," ujarnya.

Baca: Maknai Idul Fitri Sebagai Intropeksi Diri, Ini Ungkapan Wakil Ketua DPRD Kalbar Suriansyah

Baca: 4 Resep Kue Lapis Putih Telur, Kudapan Enak Untuk Lebaran Idul Fitri

Dengan demikian, menurutnya Idul Fitri bisa berarti kembali kepada keadaan suci, atau keterbebasan dari segala dosa dan noda sehingga berada dalam kesucian (fitrah).

"Artinya, kita kembali kepada asal saat kita dalam keadaan suci dan tugas kita selanjutnya adalah mengikuti petunjuk Islam yang benar. Bagi umat Islam yang telah lulus melaksanakan Ibadah puasa di Bulan Ramadhan akan diampuni dosanya sehingga menjadi suci kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan Ibunya. Sebagaimana Sabda Nabi SAW yang Artinya“Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci," tuturnya.

Oleh sebab itu ke mana pun manusia menuju, menurutnya pasti akan kembali kepada Allah.

"Dan Allah akan memgampuni dosa kita jika kita saling memaafkan. Oleh sebab itu, idul fitri ini momentum untuk kita saling bermaafan, agar rahmat Allah trun atas kita. Sehingga kita benar-benar kembali fitrah atau suci dihadapan Allah," katanya.

Menurutnya selama perayaan idul Fitri dirinya selain bersilaturahmi dengan sanak famili juga melakukan silaturahmi dengan banyak pihak.

"Saya selama menjadi Bupati Kubu Raya, pada tahun pertama saya membawa pemerintah Kubu Raya untuk silaturahmi dengan kepala-kepala skpd dan kluarga karena saya baru membangun keharmonisan," katanya.

Kemudian tahun berikutnya diakuinya dilakukan hal berbeda di hari raya idul Fitri.

"Tahun kedua silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Kubu Raya untuk kita bersama membangun komunikasi dan persepsi bersama membangun kubu raya, saya pimpin langsung rombongan turun di 9 kecamatan. Pada tahun ketiga tahun lalu kita ke pondok-pondok pesantren dan panti asuhan.

Sementara untuk tahun ini diakuinya masih dipersiapkan olehnya dan jajarannya.

"Tahun ini konsepnya sedang kita siapkan, yang pasti ke tokoh-tokoh Kalbar dan pejabat-pejabat kalbar kita akan silaturahmi juga," tutupnya. 

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved