Ramadan 1439 H

Napi di Lapas Ketapang Rutin Salat Tarawih dan Tadarusan

Misalnya Salat Taraweh, tadarusan dan lain-lain selama bulan suci Ramadan 2018 ini.

Napi di Lapas Ketapang Rutin Salat Tarawih dan Tadarusan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Awak media saat mewawancarai Kalapas Kelas II B Ketapang, Subakdo di tempat kerjanya beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Para narapidana (Napi) atau tahanan Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Ketapang rutin melaksanakan kegiatan keagamaan.

Misalnya Salat Taraweh, tadarusan dan lain-lain selama bulan suci Ramadan 2018 ini.

“Kita laksanakan di masjid yang ada dalam Lapas Ketapang ini saja. Sama seperti kegiatan keagamaan masyarakat biasa di luar sana,” kata Kepala Lapas Kelas II B Ketapang, Subakdo kepada wartawan di Ketapang, Rabu (13/6/2018).

“Jadi para Napi Lapas Ketapang ini setiap malam Salat Tareweh dan tadarusan berjamah. Hanya saja karena keterbatasan luasnya masjid kita. Maka para Napi kita gilir setiap blok untuk melaksanakan Salat Taweh dan tadarusan itu,” lanjutnya.

Baca: Masyarakat Apresiasi Petugas Kesehatan Tetap Berikan Pelayanan Meski Hari Libur

“Misalnya hari ini yang Salat Taraweh dan tadarusan di masjid para Napi belok A. Maka besoknya para Napi blok B dan besoknya lagi para Napi blok C lagi. Selanjutnya baru para Napi belok A lagi. Jadi secara bergiliran gitu lah,” sambungnya.

Ia menjelaskan minat para Napi di Lapas Ketapang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut sangat besar. Bahkan selama Ramadan ini akan dua kali menghatamkan tadarusannya. “Pas nanti malam (Rabu, 13/6 malam) hataman yang keduanya,” ungkapnya.

Subakdo menambahkan pembatasan jumlah napi yang ikut Salat Taraweh dan tadarusan itu karena demi keamanan juga. “Sebab jika keramaian hingga ada yang salat di luar masjid kita khawatir rawan terjadi hal yang tak diinginkan,” ucapnya.

“Jadi mereka para Napi yang Salat Taraweh dan tadarusan tiap malam itu tetap dalam pengawasan petugas kita. Setelah semua rangkaian kegiatan keagamaan selesai para Napi itu baru dikembalikan ke dalam tahanannya lagi,” ujarnya. 

Penulis: Subandi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved