Makna Idul Fitri, Pabali Musa: Umat Harus Menampilkan Kebaikan, Kebenaran dan Keindahan

Maka moment idul idul fitri setiap insan beriman sejatinya mesti membawa unsur fitrah, yakni baik benar dan indah.

Makna Idul Fitri, Pabali Musa: Umat Harus Menampilkan Kebaikan, Kebenaran dan Keindahan
TRIBUNPONTIANAK/Nicko Ardinata
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Pabali Musa. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua PW Muhammadiyah Kalbar, Pabali Musa mengatakan idul fitri, merupakan hari kemenangan atas perjuangan penempaan diri selama bulan Ramadan.

Maka moment idul idul fitri setiap insan beriman sejatinya mesti membawa unsur fitrah, yakni baik benar dan indah.

Pabali Musa mengatakan Idul fitri merupakan hari kemenangan perjuangan pengendalian diri, perjuangan membangun kesabaran, perjuangan meningkatkan amal ibadah.

Baca: Hari Libur, Disperindagnaker Selalu Pantau Stok LGP di Pasaran

"Puncaknya adalah kembali kepada kesucian atau fitrah," ujarnya kepada Tribun kemarin.

Maka lanjutnya semua aspek perilaku dan sifat harus tercermin pada kesucian.

"Kesucian itukan ada tiga unsurnya. Baik benar dan indah. Maka saya menyarankan komponen umat selalu menampilkan nuansa baik, benar dan indah, itu merupakan lambang kembali kepada fitrah," ungkapnya.

Maka nilai-nilai selama Ramadan semangat idul fitri ini, unsur-unsur kembali fitrahnya manusia harus mesti diaplikasikan, tidak hanya berguna bagi sendiri tetapi juga umat dan masyarakat.

"Itu yang terpenting," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help