Hari Libur, Disperindagnaker Selalu Pantau Stok LGP di Pasaran

Seluruh pegawai telah memulai cuti bersama sejak senin lalu pada 11 Juni 2018.

Hari Libur, Disperindagnaker Selalu Pantau Stok LGP di Pasaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kepala Disperindagnaker Mempawah Yusri. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Seluruh pegawai telah memulai cuti bersama sejak senin lalu pada 11 Juni 2018.

Kendati begitu Kepala Disperindagnaker Kabupaten Mempawah Yusri saat di konfirmasi pihak Tribun mengungkapkan, bahwa pihaknya tetap terus memantau harga dan stok kebutuhan barang di pasaran, Rabu (13/06/2018).

Kendati ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, pada tahun ini Disperindagnaker tidak mengadakan Operasi Pasar, karena operasi pasar hanya di lakukan bila mana terjadi kenaiakan harga barang yang di luar kewajaran.

Baca: Meski Libur, Disperindagnaker Tetap Pantau Stok dan Harga Kebutuhan di Masyarakat

"Karena tidak ada kenaikan yang terlalu tinggi, jadi kami tidak melakukan opersi pasar, beras cukup, ayam cukup, telor cukup, memang ada kenaikan namun itu menurut kami harga Flaktuasi yang masih wajar lah," ungkapnya.

Yusri pun memastikan bahwa Stok LPG di pada jelang lebaran ini akan aman.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pertaminan, pada beberapa waktu lalu di Balai Petitih Kantor Gubernur, dan pada saat itu Pertamina menjamin stok aman, dan menurut informasi juga, di tahun ini kasus - kasus oenimbunan berkurang,mungkin karena itunjuga harga- harga lpg di pasaran Stabil,"ungkapnya.

Kemudian, Kendati pihaknya tidak mengadakan kegiatan khusus untuk Pemantauan barang kedaluwarsa, pihaknya telah menyurati para Distributor penyalur bahan makanan kemasan, untuk memberikan penyediaan barang yang dikirim pada pengecer haruslah tidak melewati jangka kedaluarsa.

Iapun memaparkan bahwa pihaknya masih belum mendapati laporan terkait adanya barang kedaluarsa di pasaran.

"Pada Mei lalu, kita telah bersama Balai Pom melakukan sidak, namun memang tidak di temukan barang - barang kedaluarsa ini," ungkapnya.

Yusri berharap pada masyarakat juga dapat selektif dalam membeli barang - barang.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help