Ramadan 1439 H

Antisipasi Penelantaran Penumpang, Pemilik Sediakan Kapal Cadangan

Kalau kapasitas angkut kapal sih sebenarnya tergantung besar kapalnya, normalnya bisa 150 orang sama sepeda motor

Antisipasi Penelantaran Penumpang, Pemilik Sediakan Kapal Cadangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Adelbertus Cahyono
Para pemudik di Pelabuhan Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ibrahim, seorang pemilik kapal pelayaran rakyat di Pelabuhan Teluk Batang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara mengaku sudah menyiapkan kapal cadangan untuk mencegah terjadinya penelantaran penumpang.

Namun, dia menyebut, kapal cadangan ini akan berangkat di luar trayek apabila jumlah penumpang sudah mencapai 50 hingga 60 orang.

"Karena kalau ndak sampai segitu kita bisa rugi juga, kita kan ada hitung-hitungan biaya operasionalnya, belum lagi gaji ABK (Anak Buah Kapal)," jelasnya, Selasa (12/6/2018).

Dia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera menambah trayek angkutan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang.

Pasalnya, kurangnya trayek dan terbatasnya armada seringkali membuat para penumpang harus duduk di pinggir dan dek kapal karena lambung kapal sudah penuh.

Padahal, lanjutnya, hal ini sangat berisiko bagi keselamatan penumpang.

"Kalau kapasitas angkut kapal sih sebenarnya tergantung besar kapalnya, normalnya bisa 150 orang sama sepeda motor," pungkasnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved