12 Tokoh Tolak Syarat Ambang Batas Capres, dari Akademisi, Sutradara hingga Mantan Pimpinan KPK

para pemohon meminta MK untuk segera memutuskan permohonan mereka sebelum masa pendaftaran capres

12 Tokoh Tolak Syarat Ambang Batas Capres, dari Akademisi, Sutradara hingga Mantan Pimpinan KPK
Kolase TribunWow
Enam dari 12 tokoh ajukan permohonan ke MK 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebanyak 12 tokoh mengirimkan permohonan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penolakan syarat ambang batas calon presiden (capres).

Permohonan tersebut diunggah oleh Dahnil A Simanjuntak melalui akun Twitter-nya, @Dahnilanzar, Rabu (13/6/2018).

Diketahui Dahnil juga termasuk ke 12 tokoh yang ada dalam pemohon.

Rakyat harus memperoleh alternatif yang banyak untuk bakal calon Presiden mereka. Nalar sehat publik tidak boleh ditembok oleh segelintir oligarki," tulis @Dahnilanzar.

Permohonan tersebut berisi syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) yang dirasa telah mendegradasi kadar pemilihan langsung oleh rakyat yang telah ditegaskan dalam UUD 1945.

Atas syarat yang telah diadopsi dalam pasal 222 UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, telah menyebabkan rakyat tidak bebas memilih.

Oleh sebab itu pilihan rakyat jadi sangat terbatas.

Permohonan ini telah diajukan oleh 12 tokoh mulai dari mantan menteri hingga sutradara film.

M. Busyro Muqoddas (Mantan Ketua KPK dan Ketua KY)

M. Chatib Basri (Mantan Menteri Keuangan)

Faisal Basri (Akademisi)

Halaman
1234
Editor: Arief
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help