Terjadi Peningkatan DBD di Sekadau, Masyarakat Diimbau Waspadai

Dalam beberapa waktu terakhir, RSUD Sekadau mengalami peningkatan untuk perawatan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD)

Terjadi Peningkatan DBD di Sekadau, Masyarakat Diimbau Waspadai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIVALDI ADE MUSLIADI
Plt Direktur RSUD Sekadau, Henry Alpius 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dalam beberapa waktu terakhir, RSUD Sekadau mengalami peningkatan untuk perawatan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama pasien di dominasi oleh anak-anak.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk terus mewaspadai terjadi DBD.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Direktur RSUD Sekadau Henry Alpius. Ia menuturkan, pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut terlebih libur lebaran. Pihaknya, kata dia, telah menyiapkan cairan, obat-obatan. Ia juga meminta masyarakat untuk mewaspadai DBD.

“Terutama arah Jalan Rawak hingga Rawak Hulu dan arah Jalan Sanggau. Hingga saat ini belum ada korban, tingkat kesembuhan cukup tinggi,” ujarnya, Selasa (12/6/2018).

Baca: Ini Kata Didi Hamzar Setelah Kunjungi Posko Terpadu Angkutan Lebaran Pelabuhan Dwikora Pontianak

Pihaknya, kata Henry, juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Sehingga, bisa diambil langkah-langkah agar tidak terjadi lonjakan kasus tersebut.

Karenanya, antisipasi sedini mungkin perlu dilakukan. “Minggu lalu masih 13 orang. Pasien DBD didominasi anak-anak,” ucapnya.

Ia juga mengimbau peran serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Salah satu yang dapat dilakukan masyarakat, yaitu menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Masyarakat bisa melakukan 3M plus. Tidur menggunakan kelambu dan bisa menggunakan lotion anti nyamuk. Jika demam, jangan dianggap biasa dan harus dipastikan apakah DBD atau bukan,” tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help