Ramadan 1439 H

Sultan Sebut Silaturahmi Dengan Fokopimda dan Tokoh Masyarakat Untuk Membangun Sinergitas

Adapun unsur-unsur yang di undang dalam silaturahmi tersebut diantaranya adalah para tokoh masyarakat, tokoh agama dan ulama, tokoh ormas.

Sultan Sebut Silaturahmi Dengan Fokopimda dan Tokoh Masyarakat Untuk Membangun Sinergitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Suasana Makan Malam Bersama Sultan Pontianak, Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Kalimantan Barat, Selasa (12/06/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin Al Kadrie mengatakan tujuan dari silaturahmi dengan forkopimda dan tokoh masyarakat adalah untuk mempererat silaturahmi dalam menghadapi pilkada mendatang, Selasa (12/06/2018).

"Tujuannya untuk mempererat silaturahmi pada hari ini, supaya semua suku, etnis, agama bisa bersatu padu menjelang pilkada. Sehingga bisa berjalan aman damai dan kondusif," ujarnya di Istana Keraton Kadriah Pontianak.

Baca: Kesultanan Pontianak Gelar Silaturahmi Dengan Fokopimda dan Tokoh Masyarakat

Baca: Delapan Tips Mencegah Penyakit Pasca Lebaran

Adapun unsur-unsur yang di undang dalam silaturahmi tersebut diantaranya adalah para tokoh masyarakat, tokoh agama dan ulama, tokoh ormas.

"Lintas etnis lah. Intinya kita sampaikan untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di Kalimantan Barat," sambungnya.

Baca: Ketua DPD RI Osman Sapta Odang Ketika Kunjungi Pasar Tengah

Untuk itu Sultan berharap silaturahmi yang dilaksanakan hari ini bisa menjadi pemersatu antar tokoh dan komponen terkait untuk sama-sama menjaga kondusifitas Kalimantan Barat.

"Harapannya ini bisa menjadi pemersatu dan merekatkan hubungan antara tokoh masyarakat dan seluruh komponen yang ada untuk menjaga kondusifitas ini," pungkas Sultan ke-IX Kota Pontianak Itu.

Sementara itu ketua umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat Dr Ismail Ruslan menyambut baik pelaksanaan kegiatan silaturahmi yang digagas oleh kesultanan Pontianak

Menurutnya itu adalah upaya yang dilakukan secara bersama-sama yang melibatkan semua komponen mulai dari keraton Kota Pontianak, Polda, Pangdam dan Gubernur Kalimantan Barat.

"Selain itu juga, upaya itu positif untuk membangun kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat dan menjaga Kalbar sebagai daerah yang damai dan aman dalam pilkada," pungkasnya.

Untuk itu, Kedepannya Ismail berharap agar masyarakat mampu menjaga kondusifitas, keamanan dan ketentraman bersama-sama.

Dan tidak terhasut oleh upaya penghasutan pihak-pihak luar terhadap kerukunan dan kebersamaan yang telah dibangun rapi oleh masyarakat, pemerintah dan pihak keamanan di Kalimantan Barat ini. 

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help