OMK Keuskupan Sintang Akan Gelar Temua Akbar di Putussibau

"Acara ini akan berlangsung di komplek persekolahan SD, SMP, dan SAMA Karya Budi di Kota Putussibau,

OMK Keuskupan Sintang Akan Gelar Temua Akbar di Putussibau
ISTIMEWA
Pamplet temu akbar Orang Muda Katolik tahun 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Koordinator Publikasi dan Dokumentasi Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Sintang, Deo menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mengelar kegiatan di Kabupaten Kapuas Hulu, yaitu acara temu akbar orang muda Katolik tahun 2018.

"Acara ini akan berlangsung di komplek persekolahan SD, SMP, dan SAMA Karya Budi di Kota Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, yaitu hari Selasa-Jumat (19-22 Juni 2018)," ujarnya, Selasa (12/6/2018).

Sedangkan tujuan dari kegiatan tersebut jelas Deo, adalah memberikan kesempatan bagi orang muda Katolik untuk berbagi dalam keragaman budaya dan suku. Serta untuk menyatakan pesan Kristus kepada orang-orang muda, dan memberikan kesempatan bagi orang muda Katolik, untuk saling mengenal dan mencintai budaya dan adat istiadat masing-masing.

(Baca: Polisi Minta Pemudik Taati Rambu Selama di Perjalanan )

"Kemudian ruang bagi orang muda Katolik, untuk menemukan tantangan dan panggilan hidup di tengah dunia sebagai OMK dan ambil bagian membangun bangsa dan Negara Indonesia. Serta menjadi ruang belajar bagi OMK untuk semakin mendalami imannya," ucapnya.

Selain itu kata Deo, menjadi ruang belajar bagi OMK untuk bersama-sama mengalami universalitas, dan kemajemukan di dalam Gereja Katolik dan Bangsa Indonesia, serta pembaharuan iman. "Terpenting juga yaitu, peluang untuk mencapai mutual understanding-pemahaman satu sama lain tentang situasi, kondisi, posisi, peran yang jika disinergikan dapat menjadi kekuatan bersama OMK dan Gereja Katolik Keuskupan Sintang, dan lebih luas lagi Gereja Katolik Indonesia," ujarnya

Deo menuturkan, bahwa OMK Keuskupan Sintang tersebar di tiga kabupaten di Kalimantan Barat ini, yaitu Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Melawi. Tempat yang berbeda mewakili perbedaan geografis, sosial budaya dan filosofi hidup. "Jadi temu akbar ini menjadi jembatan yang kokoh dan dinamis, dalam rangka menyatukan perbedaan dalam visi kristiani yang dibawa oleh Sang Juru Selamat Yesus Kristus," jelasnya.

Terkait apa bentuk kegiatan dalam kegiatan tersebut, seperti seminar, festival budaya, refleksi spritual, diskusi, sharing pengalaman imam, dan doa. Kalau peserta yang hadir adalah rentang usia dari 15-35 tahun dan belum menikah, yang merupakan utusan dari 36 Paroki Keuskupan Sintang, yaitu Kabupaten Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu.

"Dengan jumlah diperkirakan sebanyak 1200 orang, yang merupakan utusan dari setiap Paroki dan juga organisasi Kepemudaan Katolik, sedangkan panitia berjumlah 250 orang. Dengan demikian, jumlah peserta dan panitia yang akan hadir dalam kegiatan Temu Akbar Orang Muda Katolik adalah 1450 orang," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help