Minimalisir Kecurangan Saat Pemungutan Suara, Panwas Manfaatkan Media

Dari hasil pensortiran, untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, terdapat 244 kekurangan surat suara, yang dikarenakan rusak dan kurang baik.

Minimalisir Kecurangan Saat Pemungutan Suara, Panwas Manfaatkan Media
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Tumpukan surat suara di Gedung Indor Voli, kawasan Gor Opu Daeng Manambon, Selasa (12/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- KPU Kabupaten Mempawah telah menyelesaikan tahapan pensortiran dan pelipatan surat suara untuk pemilihan kepala Gubernur dan wakil Gubernur Kalbar, serta Bupati dan Wakil Bupati Mempawah.

Dari hasil pensortiran, untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, terdapat 244 kekurangan surat suara, yang dikarenakan rusak dan kurang baik.

Baca: Petakan Kerawanan Pilkada, Ini Langkah Polres Mempawah

Baca: Berkah Ramadan, Omzet Juru Parkir di Mempawah Naik Berkali Lipat

Selanjutnya terdapat 1496 lembar kekurangan surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.

Ketua Panwaslu Kabupaten Mempawah Akhmad Amirudin Berharap kekurangan surat suara pada pilkada serentak dapat segera diselesaikan sebelum pelaksanaan pemungutan suara, ia menilai hal ini akan berdampak pada penggunaan hak pemilih.

Baca: Mau Mudik Lewati Mempawah? Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas

"untuk surat suara ditingkat gubernur, akan segera kita koordinasikan dan laporkan ke Bawaslu provinsi perihal kekurangan tersebut," ungkapnya.

Kemudian, untuk meminimalisir potensi kecurangan, pihaknya akan memetakan daerah rawan, dan melakukan peningkatan pengawasan di TPS yang dimaksud.

Selanjutnya secara teknis Panwaslu akan melakukan strategi pengawasan baik pada saat pemungutan dan penghitungan rekapitulasi suara, dengan memanfaatkan teknologi media, dengan sistem laporan cepat.

Dalam hal pemungutan suara nanti dari pukul 07.00 sampai 13.00, pengawas akan ke TPS untuk memastikan pemilih yang hadir dan menggunakan surat suara, lalu melaporkan langsung ke panwas kabupaten.

Selanjutnya pada penghitungan rekapitulasi suara, pengawas TPS akan memastikan dan mendokumentasikan dengan Poto Plano yang dicatat oleh petugas KPPS dan mengirim segera mengirim pihak Panwas kabupaten.

"Dengan tim media kabupaten yang sudah dibentuk di 9 kecamatan, kita dapat memantau pergerakan surat suara dari setiap tingkatan TPS, desa dan kecamatan, Sehingga potensi terjadinya kecurangan dapat kita tanggapi secara cepat," pungkasnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help