Pilgub Kalbar

Jelang Debat Ketiga Pilgub Kalbar, Ini Kata Pengamat

Kenapa tidak dilaksanakan pada jam malam, karena malam umumnya jam masyarakat Kalbar bisa beristirahat dan menyaksikan program dari paslon.

Jelang Debat Ketiga Pilgub Kalbar, Ini Kata Pengamat
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Tiga pasangan calon Gubernur Kalbar nyanyi bersama pada debat publik antar calon Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Barat putaran kedua di Qubu Resort, Jalan A Yani II, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (5/5/2018) malam. Debat publik antar pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023 putaran kedua ini mengangkat tema Pembangunan Ramah Lingkungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Yulius Yohanes mengomentari  terkait dengan debat ketiga Pilgub Kalbar ini, Komisiomer KPU Kalbar yang baru harus bisa mengkondisikan waktu pelaksanakaan debat.

Karena pada dasarnya didalam debat ini merupakan alat untuk masyarakat bisa cerdas memilih pemimpin dengan melihat visi misi dan program kerja kedepan.

Maka, jika timing tidak tepat maka pelaksanaan debat yang disiarkan akan sia-sia, bagaimana untuk membangun partisipasi masyarakat jika dalam waktu melihat debat kurang tepat, yang bisa saja saat jam orang bekerja.

Baca: Bawaslu Kalbar Harapkan Debat Ketiga Berjalan Dengan Ceria

Baca: Polres Siapkan Regu Pengawalan Distribusi Surat Suara

Masyarakat akan susah melihat visi misi dan program kerja yang ditawarkan paslon, maka hal ini harus ditanggapi. 

Kenapa tidak dilaksanakan pada jam malam, karena malam umumnya jam masyarakat Kalbar bisa beristirahat dan menyaksikan program dari paslon.

Baca: Debat Ketiga Pilgub Kalbar, Ketua KPU Kalbar Sebutkan Sejumlah Perbedaan Tehnisnya

Baca: Debat Pilgub Kalbar Putaran III Dilaksanakan Sore, Ini Tema Yang Diusung

Terkait tema yang diusung didebat ketiga juga menarik, yakni politik, hukum, kepemerintahan yang baik dan kualitas pertumbuhan ekonomi daerah, maka tema ini menjadi sebuah nadi terkait perubahan pertumbuhan atau upaya yang akan dilakukan dalam merealisasikan kesejahteraan masyarakat.

Saya pikir debat ketiga ini juga menarik, karena bisa mempengaruhi mindset, pemikiran, dan kepercayaan masyarakat terhadap program paslon, artinya bagaimana paslon bisa menjawab aspirasi masyarakat serta merealisasikannya.

Saya mengharapkan pada debat KPU, walau waktu tidak tepat, masyarakat bisa mendengarkan visi misi program paslon, karena merupakan janji paslon pada pemilih ataupun masyarakat terkait masa depan Kalbar yang baik dan sejahtera

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help