Bupati Rupinus Hadir Bersama Ribuan Umat Katolik Paroki di Acara Monumental

Meski dalam suasana libur panjang, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si masih saja melaksanakan tugas kedinasan

Bupati Rupinus Hadir Bersama Ribuan Umat Katolik Paroki di Acara Monumental
TRIBUN/ISTIMEWA
Meski dalam suasana libur panjang, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si masih saja melaksanakan tugas kedinasan. Seperti pada Minggu (10/6) kemarin, Bupati Rupinus hadir memenuhi undangan Panitia perayaan syukur imam Baru Deosesan Pastor Vinsensius, Pr dan ulang tahun ke-7 Gereja Katolik santo santo Petrus Rasul Monumental Sekadau yang beralamat di kompleks Perkantoran Pemeritnah Kabupaten Sekadau. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Meski dalam suasana libur panjang, Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si masih saja melaksanakan tugas kedinasan.

Seperti pada Minggu (10/6) kemarin, Bupati Rupinus hadir memenuhi undangan Panitia perayaan syukur imam Baru Deosesan Pastor Vinsensius, Pr dan ulang tahun ke-7 Gereja Katolik santo santo Petrus Rasul Monumental Sekadau yang beralamat di kompleks Perkantoran Pemeritnah Kabupaten Sekadau.

Sekitar kurang lebih 2000 umat Katolik Santo Petrus Rasul Sekadau hadir dalam perayaan misa syukur imam Baru Deosesan Pastor Vinsensius, Pr dan ulang tahun ke-7 Gereja Katolik santo santo Petrus Rasul Monumental Sekadau ini, termasuk juga dari umat Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau, umat Katolik Paroki Rawak, Paroki Batang Tarang dan Paroki Sosok Kabupaten Sanggau.

Baca: Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Timur Laksanakan Sambang ke Warga Binaan

Misa syukur imam Baru Deosesan Pastor Vinsensius, Pr dan ulang tahun ke-7 Gereja Katolik santo santo Petrus Rasul Monumental Sekadau ini dipimpin langsung oleh imam Baru pastor Vinsen, Pr dan didampingi lima orang pastor satu diantaranya adalah pastor Paroki Santo Petrus Rasul Pastor Hernimus Maing Latu, Pr.

Pastor Vinsensius imam baru yang baru saja ditabiskan oleh uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Yulius mencucini, CP dalam riwayat panggilannya menceritakan bahwa dirinya tidak pernah membayangkan untuk menjadi seorang imam.

“Saya tumbuh dalam keluarga yang sederhana. Cita-cita untuk menjadi imam belum melintas dalam benak saya. Seiring dengan bertumbuhnya usia ketika SMP saya semakin aktif dalam kegiatan kring dan paroki. Menjadi misdinar. Ketika itu juga saya semakin mengenal dan menghayati kehidupan rohani,” tuturnya.

Pastor Vinsen juga mencietakan motivasi awal ia ingin menjadi imam ialah ingin memakai jubah. Pastor Vinsen begitu tertarik dengan pakaian rohani tersebut. Kendati dengan hal yang sangat sedrhana ini jalan tuhan untuk memanggil pastor vinsen untuk menjadi pelayanan Tuhan.

Pastor Vinsensius kelahiran asal Batang Tarang 22 Januari 1990. Ayah bernama Petrus Suntek, ibu bernama Maria Tjung Nyan Tho. Pastor Vinsen anak ke-7 dari 9 bersaudara.

“Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (Yoh,10:11b) adalah misi injil yang menjadi pegangan bagi pastor Vinsensius, Pr.

Baca: Danbrigrif 19 Sebut Asrama Militer Bukan Tertutup dan Menjadi Angker Bagi Masyarakat

Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si dalam sambutannya mengucapkan selamat dan proficiat kepada pastor Vinsensius, Pr yang telah ditabiskan oleh Uskup dan sekarang sudah menjadi imam. Dan selamat juga kepada umat katolik atas ulang tahun paroki Santo Petrus Rasul Monumental yang ke-7.

"Proficiat atas pentahbisan Pastor Vinsensius, selamat bertugas sebagai gembala di Keuskupan Sanggau ini. Selamat kepada seluruh umat Katolik yang ada di Paroki Santo Petrus Rasul atas ulang tahun parokinya yang ke-7 tahun. Terima kasiih kepada orang tua pastor Vinsen yang telah menyerahkan putra terbiknya untuk menjadi pastor,” ujar Bupati.

Bupati Rupinus berharap orang muda katolik atau pemuda katolik di kabupaten sekadau khususnya ada yang terpanggil menjadi imam, suster, bruder sama seperti pastor Vinsen. Karena saat ini jumlah umat katolik terus mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga harus ada keseimbangan antara umat dan para pelayanan tuhan seperti pastor.

“Sekarang ini imam kita masih sedikit, sementara umatnya banyak. Ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Saya mengajak orang tua, jika ada anaknya yang terpanggil menjadi pelayanan tuhan, Pastor, Bruder, Frater dan suster, silahkan didorong dan didoakan panggilannya,” pinta Bupati.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help