Pilgub Kalbar

Bawaslu Kalbar Harapkan Debat Ketiga Berjalan Dengan Ceria

Dengan begitu, Faisal Riza pun menuturkan agar host nantinya dapat berperan penting mengatur jalannya debat.

Bawaslu Kalbar Harapkan Debat Ketiga Berjalan Dengan Ceria
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Suasana rapat koordinasi KPU, Bawaslu, Tim Paslon dan Kepolisian pada Senin (11/06/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner Bawaslu Kalbar, Faisal Riza mengharapkan agar pelaksanaan debat ketiga Pilgub Kalbar tetap berjalan dengan aman dan ceria.

"Kalau potensi konflik tidak, namun karena ini putaran terakhir debat publik, maka semua ingin mengepresikan atau mengaktualisasikan, namun saya kira tidak signifikan, dalam batas wajar," katanya, Senin (11/06/2018).

Baca: AHASS Kalbar Serahkan Bantuan Program Ahass Berderma

Baca: KPU Mempawah Kekurangan 244 Surat Suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mempawah

Dengan begitu, Faisal Riza pun menuturkan agar host nantinya dapat berperan penting mengatur jalannya debat.

"Kita hanya ingin memastikan host mampu mengendalikan, karena host adalah jantung pertahanan dari acara, maka diperlukan host yang mempuni dan memadai. Selain itu, juga harus disertai dengan persiapan teknis untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan dalam debat," bebernya.

Baca: Tangkal Pemahaman Terorisme, Ini Upaya IAIN Pontianak Menurut Rektor

Terkait jumlah pendukung yang bertambah menjadi 110 orang pertim paslon, ia pun tak mempermasalahkan.

Hal tersebut karena, direrangkannya, terbukti saat debat pertama maupun kedua dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar.

"Saya kira untuk debat 1 dan 2 juga tidak ada apa-apa, bahkan didebat kedua tampak para simpatisan dan calon ceria. Maka dari itu, diharapkan pada debat ketiga juga bertambah ceria," harapnya.

Terkait tema, ia pun mengharapkan agar pertanyaan dari panelis dapat menjawab segala permasalahan yang ada guna membawa Kalbar lebih baik dan maju kedepan.

"Kita harap kualitas pertanyaannya bisa menjawab problem yang nyata dihadapi oleh masyarakat Kalbar dan saya kira semua palson harus punya jawaban yang kongkrit. Tentu diantara itu semua, bahwa kita mempunyai mimpi bersama tentang kemajuan Kalbar," tukasnya. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help