Pelaku Pungli di PLBN Aruk Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Kata Waka Polres Sambas ini, barang bukti yang turut diamankan dari para pelaku pungli cukup banyak, di antaranya data rekapan serta uang tunai.

Pelaku Pungli di PLBN Aruk Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Sambas saat rilis di Mapolres Sambas, Senin (11/6/2018). Satgas Saber Pungli Kabupaten Sambas, melakukan OTT terhadap 3 tersangka Pungli di PLBN Aruk, Jumat (8/6/2018) sekitar pukul 15.13 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Satgas Saber Pungli Kabupaten Sambas, Kompol Jovan Reagan Sumual mengungkapkan, tiga pelaku Pungli di PLBN Aruk, telah melanggar Pasal 368 ayat 1 KUHP.

"Dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tegasnya.

Lanjut Waka Polres Sambas ini, barang bukti yang turut diamankan dari para pelaku pungli cukup banyak, di antaranya data rekapan serta uang tunai.

Baca: Satgas Saber Pungli Sambas Tetapkan 3 Pemeras Sopir Taksi di PLBN Aruk Jadi Tersangka

Baca: Satgas Saber Pungli Sambas OTT Pelaku Pemeras Sopir Jemput Penumpang di PLBN Aruk

"Uang tunai sebesar Rp 5.694.000 dan uang Ringgit Malaysia sebanyak RM 155, ini semua hasil pungli para pelaku pada hari Jumat 8 Juni 2018. Kemudian juga diamankan uang tunai sebesar Rp 30.131.000 dan uang Ringgit Malaysia sebesar RM 1.474 hasil pungli, serta buku catatan rekapan pungutan uang,"paparnya.

Tak hanya itu saja, personel Sat Reskrim Polres Sambas juga mengamankan Surat Keputusan DEWAN PIMPINAN CABANG ORGANDA KAB. SAMBAS Nomor : SK / 18 / DPC-SBS / V / 2018, tanggal 2 Mei 2018.

Baca: Terminal dan Dermaga Sambas Mulai Dipadati Penumpang

Sebelumnya diberitakan, Kompol Jovan mengungkapkan, ada 3 pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka Pungli terhadap sopir-sopir di PLBN Aruk.

Ketiganya yakni FR, seorang pria berusia 39 tahun, warga Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

FR berperan sebagai bendahara di kelompok kerja unit pelayanan penumpang di Terminal Aruk.

Kemudian, TSP (29), warga Dusun Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help