Klaim BPJS Rp 5 Miliar di RS Abdul Aziz Tertahan

Klaim BPJS senilai Rp 5 miliar di bulan Januari 2018 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz belum dibayar pihak BPJS.

Klaim BPJS Rp 5 Miliar di RS Abdul Aziz Tertahan
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Klaim BPJS senilai Rp 5 miliar di bulan Januari 2018 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz belum dibayar pihak BPJS.

Padahal pembayaran telah jatuh tempo sejak 7 Juni 2018. "Iya betul memang pernyataan dari BPJS kasnya kosong tidak bisa bayar," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Aziz, dr Carlos Djafaara, Senin (11/6/2018).

Menurut Carlos, sesuai aturan sebenarnya setelah mengajukan klaim yang hanya bulan Januari saja, itu wajib dibayar pada 7 Juni 2018.

Ternyata kasnya kosong tidak bisa dibayar. Aturan yang dipatuhi semua rumah sakit, klaimnya itu dibayar 15 hari setelah tanggal pengajuan klaim.

"Totalnya sekitar Rp 5 miliar," sebutnya.

Baca: Kisah Pilu Buruh Wanita di Perusahaan Sawit, Melahirkan di Kebun Hingga Tanpa BPJS

Nilai ini bukan masalah besar kecilnya, namun dana ini untuk operasional rumah sakit.

Utang rumah sakit untuk pembayaran operasional ini tidak bisa terpenuhi karena kewajiban mereka membayar tidak bisa dibayar.

Ini membuat pihak rumah sakit kelabakan. Satu sisi mereka menuntut pelayanan yang harus bagus.

Rumah sakit betul-betul serius untuk memberikan pelayanan. Namun satu sisi tentang kewajiban mereka tidak dipenuhi.

"Kemarin lancar-lancar saja. Kami belum tahu kapan dibayar," ucapnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help