Citizen Reporter

Mantap! Lintas Agama Bersatu Gotong Royong Bersihkan Masjid

Pasalnya yang terlibat dalam bakti sosial adalah mereka yang tergabung dari berbagai agama. Mulai dari Islam, Kristen maupun Katolik.

Mantap! Lintas Agama Bersatu Gotong Royong Bersihkan Masjid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Para tokoh lintas agama dan Forkopimka Kecamatan Nanga Taman melakukan bakti sosial membersihkan masjid. Hal itu merupakan tradisi setempat untuk menjaga dan merawat hubungan antar umat beragama. 

Citizen Reporter
Heri Waluyo
Staff Camat Nanga Taman

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Camat Nanga Taman Paulus Ugang, S.AP,MM menggelar rapat kordinasi Bakti Sosial membersihkan Lingkungan Masjid Besar Al-Muttahin Kecamatan Nanga Taman.

Paulus Ugang bertindak sebagai koordinator membersihkan lingkungan Masjid yang berlangsung Jumat (8/6) yang terlihat berbeda.

Pasalnya yang terlibat dalam bakti sosial adalah mereka yang tergabung dari berbagai agama. Mulai dari Islam, Kristen maupun Katolik.

Mereka membersihkan lingkungan Masjid Besar Al-Muttahidin Kecamatan Nanga Taman.

Baca: Unit Penerimaan Zakat Sudah Dibuka di Sejumlah Masjid di Sekadau

Dalam kegiatan Bakti Sosial tersebut dihadiri oleh Kapolsek Nanga Taman beserta anggota, Babinsa, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Ketua Masjid Besar Al-Muttahidin, Ketua PHBI Kecamatan, Kepala Desa , para Kepala Dusun, para Ketua RT dan masyarakat, Tema dalam kegiatan adalah Berpadu dalam Kebhinekaan di Bumi Cidayu

"Ini adalah bukti kebersamaan, bukan hanya lisan tapi dipraktikkan langsung di lapangan," kata Pastor Paroki Yesus Tersalib Nanga Taman Martin. CP.

Dia menuturkan, pembersihan rumah ibadah tersebut menunjukkan dalam kegiatan apapun semua bisa bersama.

"Kegiatan tidak hanya saat ini saja, tapi terus dilaksanakan secara rutin. Ke depan tidak hanya di masjid, tapi juga ke gereja tempat ibadah lainnya," ungkapnya.

Camat Nanga Taman Paulus Ugang mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan dan memelihara kebersamaan. Sehingga Bumi Cidayu dapat diwujudkan dan menjadi contoh di Kabupaten Sekadau.

"Nanga Taman adalah contoh keberagaman. Falsafah Bumi Cidayu terus kita agungkan memberikan contoh atau gambaran Pancasila. Mari kita wujudkan kegiatan ini seikhlas dan setulus mungkin, sehingga keberagaman agama terus terjalin," ujar Ugang. (*)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help