Citizen Reporter

Bupati Rupinus Lantik Kepala TK, SD, SMP dan PLS

Rupinus juga berpesan kepada kepala sekolah yang baru dilantik agar menyampaikan kepada camat setempat.

Bupati Rupinus Lantik Kepala TK, SD, SMP dan PLS
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sekadau, Rupinus saat menandatangani berita acara pelantikan kepala TK, SD, SMP dan PLS di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau, di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Jumat (8/6). 

Citizen Reporter
Bella
Rilis Humas Pemkab Sekadau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bupati Sekadau melantik dan mengukuhkan Kepala TK, SD, SMP dan Penilik Luar Sekolah (PLS) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sekadau yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Jumat (8/6) pagi. Pelantikan tersebut masing-masing, dua kepala TK, 98 kepala SD, 14 kepala SMP dan 5 PLS.

Bupati Sekadau, Rupinus menuturkan, mulai tahun depan untuk bisa diangkat sebagai kepala sekolah harus memiliki sertifikat dan memiliki kriteria tertentu. Ia juga mengapresiasi kepala sekolah yang lama yang telah mengabdi.

“Kepala kepala sekolah yang baru dilantik, jalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Jangan mengeluh. Kalaua da permasalahan yang ditemui segera koordinasi dengan dinas terkait,” ujarnya.

Rupinus juga berpesan kepada kepala sekolah yang baru dilantik agar menyampaikan kepada camat setempat. Hal ini bertujuan agar camat mengetahui jika ada pergantian kepala sekolah.

“Kepala sekolah yang baru tolong perhatikan kondisi sekolahnya masing-masing. Terutama pintu sekolah yang sering tidak ditutup. Perhatikan kebersihan sekolah, termasuk water closet (WC) sekolah,” ucapnya.

Rupinus juga mengingatkan kepala sekolah untuk berhati-hati mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS). Dalam pengelolaannya, kata dia, dilakukan secara transparan dan sesuai petunjuk teknis.

“Demikian juga dengan penerimaan siswa baru, tidak boleh ada pungutan. Ini sangat riskan karena itu pungli dan bisa terkena operasi tangkap tangan (OTT),” pesannya.

Rupinus juga meminta ASN untuk bijak menggunakan media sosial. Ia mewanti-wanti ASN dilingkungan Pemkab Sekadau agar tidak memposting hal-hal yang berbau suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

“Jangan memposting atau menyebarkan hal-hal yang bersifat ujaran kebencian hingga membuat orang lain resah. Kasus yang terjadi harus menjadi pembelajaran kita lebih bijak menggunakan media sosial,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Kabupaten Sekadau, Zakaria serta Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau. (*)

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help