Sekolah Rusak

Anggota DPRD Sintang Berharap Perusahaan Bantu SD Rusak

Sekretaris Komisi C DPRD Sintang, Melkianus, berharap CSR di dua perusahaan yang berada di sekitar Dusun Kebangak juga bisa membantu.

Anggota DPRD Sintang Berharap Perusahaan Bantu SD Rusak
TRIBUN PONTIANAK
BUTUH RENOVASI - SDN 41 Kebangak, Dusun Kebangak, Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, membutuhkan perbaikan, Sabtu (9/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Komisi C DPRD Sintang yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan, Melkianus, memberikan apresiasi terhadap dedikasi guru di SDN 41 Kebangak, Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah.

"Walaupun di sini hanya ada satu guru PNS, satu guru kontrak dan satu GTT, tetapi mereka betul-betul memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anak di sini," katanya kepada Tribun Pontianak, Minggu (10/6/2018).

Meskipun demikian, menurutnya memang jumlah tersebut sangatlah kurang. Sebab itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat menambah tenaga guru, paling tidak guru kontrak daerah yang mengajar di SDN 41 Kebangak.

Sementara terkait dengan kekurangan ruang belajar, menurutnya memang sangat memprihatinkan. Ia pun berharap CSR di dua perusahaan yang berada di sekitar Dusun Kebangak juga bisa membantu.

"Tetapi sedikit demi sedikit akan kita perbaiki. Tahun ini juga akan kita tambah satu lokal ruang kelas. Kita juga akan bangun komunikasi yang baik antar perusahaan dan masyarakat, sehingga tepat CSR-nya disalurkan kemana," pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Dusun Kebangak, Effendi Tanus, menuturkan bahwa satu di antara yang menjadi keprihatinan di Dusun Kebangak ialah kondisi pendidikannya, baik dari segi fasilitas sampai kepada tenaga pendidiknya.

Satu-satunya sekolah dasar di Dusun Kebangak yaitu SDN 41 Kebangak memang baru dua tahun terakhir menjadi SD Negeri.

SD tersebut hanya ada tiga guru. Satu guru ASN sekaligus Kepsek, satu guru kontrak daerah, dan satu guru tidak tetap (honorer). Namun untuk guru kontrak dirasa mengajar belum maksimal.

Penulis: Wahidin
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help