Citizen Reporter

Paulus Ade Sukma Yadi : Peran Pemuda Dalam Memperjuangkan Masyarakat Adat

"Masyarakat hukum adat, harus menjaga wilayah adatnya baik hutan, gunung, danau, pantai maupun laut, " katanya.

Paulus Ade Sukma Yadi : Peran Pemuda Dalam Memperjuangkan Masyarakat Adat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Paulus Ade Sukma Yadi 

Citizen Reporter

David

Mahasiswa Universitas Tanjungpura

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pimpinan Wilayah (Depan) region Kalimantan Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN), Paulus Ade Sukma Yadi, mengajak para pemuda untuk lebih berperan aktif dalam manjaga adat istiadat serta kekayaan dan hak-hak yang dimiliki masyarakat adat.

Hal itu disampaikan nya saat ditemui disela kesibukan diskusi bersama mahasiswa Sanggau di Cafe Tamanese, Jalan Prof M Yamin pada Kamis 07 Juni 2018.

Baca: Kapolda Kalbar Cek Pemudik di Pelabuhan Dwikora Pontianak

Baca: Ditonton 5,4 Juta Kali, Viral Video Orangutan Lawan Alat Berat yang Rambah Hutan Diduga di Ketapang

"Masyarakat hukum adat, harus menjaga wilayah adatnya baik hutan, gunung, danau, pantai maupun laut, " katanya.

Ia juga mendorong, agar beberapa daerah di kalimantan barat khusunya segara mendorong perda terkait pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat sesuai mandat Putusan MK 35 Tahun 2012.

Di kalbar sendiri sudah ada beberapa daerah yang memiliki perda masyakat adat, diantaranya Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sintang.

Baca: 8 Pemain Muda Ini Digadang-gadang akan Jadi Wonderkid yang Bersinar di Piala Dunia Rusia 2018

Dengan adanya perda tersebut, segala keperluan masyarakat adat dapat terakomodir, sehingga Ade berharap para pemuda agar berperan aktif dalam menjaga serta wilayah adat.

"Terkait perda masyarakat adat, pemuda harus kreatif dan berani berkoordinasi bersama DPRD masing-masing untuk memahami prosedur penganggaran Perda. Baik biaya penyususunan naskah akademik dan pemetaan wilayah adatnya kepada komisi-komisi terkait, " kata Ade.

Halaman
12
Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help