Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Ini Yang Wajib Diperhatikan

Mekanik senior di kota Pontianak, Toegimin Fudjiarto memaparkan beberapa hal yang wajib diperhatikan jika akan menempuh perjalanan jauh

Mudik Menggunakan Sepeda Motor, Ini Yang Wajib Diperhatikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Check kondisi motor sebelum digunakan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Mudik boleh dibilang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia menjelang hari raya keagamaan.

Pilihan cara para perantau pulang ke kampung halaman pun beragam, mulai dari melalui jalur udara, laut, darat bahkan menggunakan kendaraan pribadi, baik roda empat maupun menggunakan roda dua alias sepeda motor.

Baca: Damri Siapkan 80 Unit Bus Layani Arus Mudik dan Balik Lebaran

Baca: Polres Singkawang Siapkan 7 Pos Pengamanan Lebaran

Nah, bagi para pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak mogok ditengah perjalanan.

Mekanik senior di kota Pontianak, Toegimin Fudjiarto memaparkan beberapa hal yang wajib diperhatikan jika akan menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

Baca: Temukan Izin Trayek Angkutan Mati, Ini Langkah Dinas Perhubungan Singkawang

"Secara umum yang paling vital ya injeksi dan karburatornya, itu mesti dibersihkan, check saringan udara, check businya, kalau tidak memungkinkan, harus diganti, karena itu yang paling vital, kemudian bannya juga, kalau ban udah tipis juga harus diganti, karena rawan terjadi bocor ban," kata owner bengkel Agung Motor Pontianak tersebut.

Kemudian oli mesin jangan lupa diperhatikan.

Kalau digunakan untuk perjalanan jarak jauh, disarankan menggunakan oli mesin dengan kadar kekentalan atau SAE 20W-50, karena oli mesin dengan SAE tersebut kekentalan oli tetap stabil meskipun jarak tempuhnya jauh.

Dianjurkan oli mesin wajib diganti setelah menempuh jarak 1.500 Km.

"Kalau tidak segera diganti, kita takutnya oli itu berkurang, kalau olinya sudah berkurang terjadilah kerusakan di kampas kopling, kampas koplingnya habis, dan mengeluarkan bau hangus, kalau kampas koplingnya rusak bisa menyebabkan tenaga motor jadi berkurang," jelasnya.

Kemudian khusus pengguna motor matic, yang tak kalah pentingnya adalah check tali van belt (V-belt), kalau saat digas suara mesinnya berdegung dan tarikannya lambat itu tandanya tali V-belt nya sudah kendor.

"Setiap jarak tempuh sudah mencapai 15.000 km, V-belt dianjurkan diganti, karena barang ini juga ada masanya, kalau enggak segera diganti nanti akan merembet ke komponen yang lainnya," kata pak Cung.

Kemudian untuk motor bermesin 2-tak jangan lupa memperhatikan oli sampingnya, pompa oli sampingnya harus dibersihkan, jangan sampai macet.

"Oli samping paling berpengaruh daripada oli mesin, karena kalau oli sampingnya macet, otomatis pistonnya terjepit, kalau pistonnya bermasalah, motor akan mogok," pungkasnya.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help