Layangan Masih Dominasi Gangguan Listrik

persentase gangguan di transmisi 90 persennya karena layangan,sementara untuk gangguan di jalur distribusi juga antara layangan dan pohon

Layangan Masih Dominasi Gangguan Listrik
TRIBUNPONTIANAK/NINA SORAYA
Ribuan layangan kawat hasil razia petugas PLN dan aparat dimusnahkan. Layangan kawat menjadi satu di antara penyebab gangguan distribusi listrik ke masyarakat. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ganguan layangan terhadap jaringan listrik masih menjadi momok menakutkan. Intensitas permainan layangan di bulan puasa dan musim libur sekolah juga makin tinggi.

Manajer Area Penyaluran dan Pengatur Beban (AP2B) PLN Kalbar, Ricky Faisal, menyebutkan dalam sehari gangguan yang terjadi bisa 2-3 kali.

Baca: PLN Bantu 100 Anak Yatim dan Dhuafa di Sambas

"Memang dari sisi transmisi hampir setiap hari ada kejadian. Apalagi di musim liburan seperti sekarang ini. Coba lihat siang hari sekitar pukul 13.00 juga sudah ada yang bermain layangan. Gangguan paling tinggi di pukul 15.00-17.00," ungkap Ricky.

Tak tanggung-tanggung persentase gangguan di transmisi 90 persennya karena layangan. Sementara untuk gangguan di jalur distribusi juga antara layangan dan pohon yang menjadi penyebabnya.

Sebelumnya tim AP2B sudah memusnahkan ribuan layangan menggunakan kawat hasil razia yang dilaksanakan selama Desember 2017-Februari 2018. Razia ini dilaksanakan dengan melibatkan unsur Satpol PP dan PM.

Baca: Penghujung Ramadan, Perbanyak Istighfar dan Doa di Malam Lailatul Qadar

Lokasi razia yakni di kawasan 28 Oktober, Budi Utomo, Parwasal, Transat, Batu Layang dan kawasan lainnya.

"Kita sudah petakan spot permainan layang dan gangguan yang terjadi yang ada di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah dan Singkawang. Nantinya, pemain layangan di dalam gang pun akan kita susur," ucapnya.

Dia mengakui untuk razia saat ini memang akan dilakukan hanya saja dengan personil yang lebih terbatas.

Baca: Jelang Idul Fitri 1439 H, Disperindag Libatkan PMII Pantau Harga Bahan Pokok di Kalbar

"Harapan kita intensitas ganguan dari layangan ini berkurang, apalagi sebentar mau Hari Raya Lebaran. Karena di kita itu dari sisi daya sudah cukup," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help