Dilaporkan Polisi Akibat Postingannya, Akun FB Ramudi Rusdi Minta Maaf Pada Dokter di Puskemas Paloh

Akibat postingannya di Facebook pada 30 Mei 2018, Ramudi Rusdi dilaporkan ke polisi oleh dr Meilani Lestari dokter di Puskesmas Paloh...

Dilaporkan Polisi Akibat Postingannya, Akun FB Ramudi Rusdi Minta Maaf Pada Dokter di Puskemas Paloh
Facebook Ramudi Rusdi
Ramudi Rusdi 

Laporan Wartawati Tribunpontianak.co.id, Mirna

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Akibat postingannya di Facebook pada 30 Mei 2018, Ramudi Rusdi dilaporkan ke polisi oleh dr Meilani Lestari dokter di Puskesmas Paloh, Sambas.

Ia dilaporkan karena telah mencemarkan nama baik sang dokter di media sosial.

"Hari Senin anak adek saye berobat ke Puskesmas Paloh di Laku, setelah ngantri berobat mau minta surat keterangan sakit tuk di tmpt kerjanya dokter yang hanya mau memberi 1 hari saja sedangkan anak adek sy kerjanya di Pontianak mau minta 2 hari dokter yang berkata sukor2 sy kasi 1 hari, klu orang tidak sakit tidak mungkin dtg berobat kepuskesmas seorang dokter yang harusnya bertatakerama yang baik dan sopan namun ternyata sangat angkuh apakah it yang disebut pelayan masyarakat," postingan akun facebook Ramudi Rusdi. 

Ramudi Rusdi
Ramudi Rusdi (Facebook Ramudi Rusdi)

Melani tidak terima dengan tudingan Ramudi Rusdi. 

Menurutnya jika ia memberikan surat izin sakit namun kondisi pasien sehat, baginya itu dapat melanggar peraturan dan keilmuan yang ada dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. 

Atas postingannya yang telah menyinggung dokter Sambas itu, Ramudi mengucapkan permintaan maaf.

"Saya mengakui kesalahan, kekhilafan dan arogansi saya atas postingan di akun facebook saya pada Rabu (30/5/2018). Yang bermuatan penghinaan, pencemaran nama baik, fitnah serta ujaran kebencian yang telah saya lakukan. Saya telah terburu-buru termakan oleh informasi yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Ramudi meminta maaf pada dr Melani. 

Penulis: Mirna Tribun
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help