Kereeen! Rumah Cetak 3D Pertama di Dunia, Bisa Kamu Temui Disini Loh

Kota Eindhoven di Belanda akan menjadi yang pertama di dunia yang memiliki rumah layak huni yang dibuat oleh printer 3D.

Kereeen! Rumah Cetak 3D Pertama di Dunia, Bisa Kamu Temui Disini Loh
Houben
Desain rumah yang akan dicetak printer 3D di Eindhoven, Belanda 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Semakin berkembangnya teknologi yang semakin maju saat ini, kali ini penduduk yang akan memiliki rumah tidak perlu bersusah-susah menyediakan tenaga konstruksi manusia melainkan bisa jasa printer 3D.

Adalah negara Belanda yang mulai membangun rumah cetak 3D yang bisa dihuni pertama di dunia.

Kota Eindhoven di Belanda akan menjadi yang pertama di dunia yang memiliki rumah layak huni yang dibuat oleh printer 3D.

Baca: Karier Michael Essien, Jelajahi Klub Elite Eropa hingga Persib Bandung

Baca: Waspada! Stres Ditempat Kerja Tingkatkan Risiko Kematian Dini Pada Pria Berpenyakit Rentan

Ini adalah sebuah inovasi pendukung dalam revolusi industri konstruksi.

Teknologi pencetakan 3D memungkinkan konstruksi untuk mengambil 'hampir semua bentuk'
Teknologi pencetakan 3D memungkinkan konstruksi untuk mengambil 'hampir semua bentuk' (The Guardian)

Dilansir dari The Guardian, akan ada lima rumah baru pertama yang akan ditempatkan di pasar sewa tahun depan, untuk ukuran yang terkecil memiliki dua kamar tidur.

Bahkan sedikitnya 20 keluarga yang tertarik hanya dalam tempo seminggu setelah gambar dibuat tersedia.

Baca: Pojok Pengawasan Panwaslu Sintang Akan Sajikan Informasi Berbasis IT

Baca: MotoGP 2018 - Casey Stoner: Valentino Rossi Lebih Buruk dari Jorge Lorenzo

Dikenal sebagai Proyek Milestone, pembangunan ini dikatakan oleh perusahaan konstruksi Belanda, Van Wijnen adalah untuk menawarkan solusi bagi kekurangan tukang batu yang ahli di Belanda.

"Metode ini juga akan memotong biaya dan kerusakan lingkungan dengan mengurangi jumlah semen yang digunakan," kata Rudy van Gurp, seorang manajer di perusahaan, yang bekerja dalam kolaborasi pada proyek dengan Eindhoven University of Technology.

Printer 3D yang digunakan pada dasarnya adalah lengan robotik besar dengan nozzle yang menyemprotkan semen yang diformulasikan khusus dan memiliki tekstur krim kocok.

Semen tersebut "dicetak" sesuai dengan desain arsitek, menambahkan lapisan demi lapisan untuk menciptakan dinding, dan meningkatkan kekuatannya.

Halaman
123
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved