Ramadan 1439 H

Anjuran Bersemangat Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Ustaz Sardiawan Umar Spd I, MPd.I menjelaskan bagaimana anjuran untuk bersemangat melaksanakan ibadah disepuluh hari terakhir Ramadan.

Anjuran Bersemangat Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISHAK
Jamaah iktikaf sahur bersama di selasar Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (26/06/2016) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ustaz Sardiawan Umar Spd I, MPd.I menjelaskan bagaimana anjuran untuk bersemangat melaksanakan ibadah disepuluh hari terakhir Ramadan.

Dalam hadits Rasulullah disebutkan “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR Muslim)

Dalam hadits lain juga disebutkan, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Ustaz Sardiawan menjelaskan 10 hari terakhir ramadan mesti lebih semangat mengisi ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab hawa- hawa godaan sudah mulai bertebaran.

"Hawa baju lebaran, hawa kue lebaran, dan yang lainnya," ujarnya Rabu (6/6/2018)

Maka dari itu untuk melatih keistikamahan apakah seseorang istikamah atau tidak, dapat dilihat dari penghujung ramadannya.

Jika dipenghujung ramadanya, dia tetap melaksanakan ibadah, salat tarawih tidak ditinggalkannya dan makin banyak zikir dan membaca Alquran,maka mereka telah berpegang pada sunnah.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved