Menelisik Sejarah Kesultanan dan Berkembangnya Islam di Pontianak

"Perlu diketahui masyarakat Pontianak, bahwa berdirinya Kesultanan Pontianak itu bukan kerajaan bangsa atau suku..."ujar Donny Iswara

Menelisik Sejarah Kesultanan dan Berkembangnya Islam di Pontianak
IST
Istana Kadriah 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kesultanan Pontianak merupakan Kesultanan yang didirikan 1771 Masehi silam oleh Sultan pertama yakni Syarif Abdurrahman Al Kadrie yang juga putra seorang ulama.

Pada masa itu Islam terus berkembang hingga sampai era saat ini.

Pemerhati sejarah Kesultanan Pontianak Muhammad Donny Iswara sekaligus Sekretaris Sultan Pontianak ke IX, mengatakan bahwa Kesultanan Pontianak, merupakan kerajaan yang berlandaskan Islam, bukan kerajaan suku dan bangsa.

Baca: Potensi Zakat Kota Pontianak Capai Rp 200 M, Baznas Jemput Bola, Buka Gerai di Pemkot

"Perlu diketahui masyarakat Pontianak, bahwa berdirinya Kesultanan Pontianak itu bukan kerajaan bangsa atau suku. Meski memang ada kaitanya dengan Suku Melayu, Bugis, Dayak. Tetapi sejatinya berdirinya kesultanan Pontianak sebagai kerajaan Islam yang ada di Kalimantan," jelasnya belum lama ini

Ia menjelaskan, hal ini bukan berarti berarti meniadakan keberadaan dari kerajaan-kerajaan sebelumnya.

Baca: Baznas Salurkan Bantuan Uang Tunai Kepada Marbot Masjid dan Kaum Duaffa

Menurutnya memang kerajaan-kerajaan tersebut masih kental dengan pengaruh corak budaya Hindu. Ini dapat dilihat seperti saat upacara adat atau tradisi kerajaan.

Kemudian Kesultanan lain di Kalbar pada masa itu, juga banyak memiliki khas sebagai Kesultanan suku bangsa.

"Misalnya kesultanan Melayu Sambas, Ketapang dan sebagainya. Namun tidak demikian dengan Kesultanan Pontianak," ujarnya

Dikatakanya andaikan inisiasi awalnya pendirian kerajaan untuk menjadi Kesultanan Melayu, maka dalam rentang waktu 6 tahun dari 1771 hingga 1778 ia menilai Kesultanan Pontianak belum akan berdiri pada masa-masa itu. 

Penulis: Zulkifli
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help