Ramadan 1439 H

Keutamaan dan Keistimewaan Beribadah di 10 Hari Terakhir Ramadan

Sepuluh hari terakhir Ramadan Itikaf di Masjid sangat dianjurkan bagi umat Muslim dengan tujuan semakin mendekatkkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan dan Keistimewaan Beribadah di 10 Hari Terakhir Ramadan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sepuluh hari terakhir Ramadan Itikaf di Masjid sangat dianjurkan bagi umat Muslim dengan tujuan semakin mendekatkkan diri kepada Allah SWT.

Itikaf yang berkualitas akan merubah seseorang pribadi yang lebih baik.

Ustaz H Fatahillah Abrar menjelaskan, makna itikaf itu secara bahasa yakni berhenti disuatu tempat. Secara istilah berarti berdiam diri didalam masjid.

Sementara Masjid yang dimaksud menurut penafsiran ulama bahwa masjid yang bisa digunakan untuk itikaf yakni yang digunakan untuk salat Jumat. Jadi surau tidak ternasuk.

Anjuran itikaf sendiri bersumber dari perilaku Rasulullah SAW. Beliau melaksanakan itikaf di sepuluh hari terakhir dibulan Ramadan, dengan tujuan memaksimalkan ibadah dibulan Ramadan.

"Ditahun terakhir sebelum wafat, Rasulullah melaksanakan itikaf sebanyak 20 hari. Jadi lebih ditingkatkan lagi," ujarnya.

Baca: Harganya Kalah dari Tas Syahrini, Ini Pemain Termurah di Piala Dunia 2018

Jadi didalam itikaf itu, sejatinya memperbanyak hubungan kepada Allah SWT melalui ibadah yang bersifat mahdha.

Namun dewasa ini ada yang boleh saja dilakukan, saat itikaf tetapi lebih baik tidak terlalu banyak dilaksanakan yakni kajian-kajian.

Kalau pada siang hari menurutnya boleh saja, dan jika malam hari tidak terlalu lama. Bokeh saja sekedar untuk memotivasi.

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved