Potong Nasi Tumpeng Hari Jadi Kota Putussibau ke-123, Ini Pesan Bupati Nasir

Kalau mau ke Pontianak menggunakan tambang (motor air), harus memakan waktu satu Minggu baru sampai

Potong Nasi Tumpeng Hari Jadi Kota Putussibau ke-123, Ini Pesan Bupati Nasir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir saat memotong nasi tumpeng, yang diserahkan ke Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Muhammad Sukri, di Taman Alun Putussibau, Jumat (1/6/2018) pukul 22.30 WIB.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Dalam rangka merayakan hari jadi Kota Putussibau yang ke 123 tahun, Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir didampingi, Wakil Bupati Antonius L Ain Pamero, Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri, dan seluruh pejabat Pemda serta Forkopimda melakukan pemotongan nasi tumpeng, di Taman Alun Putussibau, Jumat (1/6/2018) pukul 22.30 WIB.

Acara tersebut juga menyambut malam Nuzulul Quran, yang juga menghadirkan penceramah terkait malam Nuzulul Quran tersebut, dan membagikan hadiah berbagaimacam lomba menyambut hari lahir Kota Putussibau ke 123 tahun.  

Dalam katasambutan Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Putussibau, atau Kapuas Hulu sudah sama-sama untuk membangun Kota Putussibau sehingga seperti saat ini. 

(Baca: Mengintip Surga Kecil di Puncak Bukit Mendala )

"Kita ketahui bersama bahwa, Kota Putussibau sudah jauh berkembang kalau dibandingkan beberapa tahun-tahun yang lalu. Tentu dari belum ada tranportasi darat hingga sudah ada transportasi udara," ujarnya.

Bayangkan jelas Bupati, zaman dulu mau ke Pontianak harus menggunakan transportasi sungai yaitu motor air atau tambang. "Kalau mau ke Pontianak menggunakan tambang (motor air), harus memakan waktu satu Minggu baru sampai," ucapnya.

(Baca: Bayi Meninggal karena Puasa hingga Magrib, Ini Penjelasan Pihak Keluarga )

Maka dari itu kata Nasir, saat ini bagaimana terus untuk bersama-sama meningkatkan pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu atau Kota Putussibau.

"Inilah adalah tugas kita bersama, terutama selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti saling rukun dan damai, yang selama ini sudah terjalin dengan baik sehingga Kapuas Hulu tidak pernah jadi konflik dan sebagainya," ujarnya.

Nasir mengingatkan, ketika ada informasi dan berita tak jelas (hoaks) untuk tidak terpancing dan segera laporkan ke pihak yang berwajib.

"Terpenting adalah kita semua saling menjaga kerukunan dan kedamaian, yang selama ini sudah baik. Apalagi menjelang Pilgub, harus kuatkan baris kita tetap damai dan kondusif," ungkapnya. 

Ketua Panitia Hari Jadi Kota Putussibau ke 123 tahun dan juga Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri menyatakan, kegiatan peringatan hari jadi Kota Putussibau adalah berdasarkan peraturan daerah Kabupaten Kapuas Hulu.

"Dimana kita rayakan atau diperingati setiap tahun sekali pada tanggal 1 Juni. Dimana dalam memperingati hari jadi Kota Putussibau tersebut, telah digelar berbagai macam lomba dan kegiatan," ujarnya.

Sukri menjelaskan, kegiatan yang digelar salah satunya seperti lomba pangkak gaseng, dram band, main tenis meja, main bulu tangkis, senam sehat, jalan sehat, lomba lampu hias antar kampung dan instansi, kunjungan ke SLBN Putussibau, buka puasa bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa, dan kegiatan lainnya.

"Hadiah pemenang bagi perlombaan sudah dibagikan sejak Selesai acara tersebut, dan semua berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkan kegiatan memperinggati hari jadi Kota Putussibau lebih baik lagi. Pasti saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh Panitia, yang telah mensukseskan kegiatan ini," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved