Pilgub Kalbar

Apresiasi Kerja CU Bantu Warga Kalbar Kelola Keuangan, Ini Kata Karolin

Menurutnya, selama ini kebanyakan gerakan Credit Union masih sebatas fokus pada aktivitas keuangan.

Apresiasi Kerja CU Bantu Warga Kalbar Kelola Keuangan, Ini Kata Karolin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Peran Credit Union (CU) atau koperasi kredit di Kalimantan Barat sungguh mumpuni dalam membantu masyarakat dalam pengelolaan keuangan. Hal ini mendapat apresiasi yang tinggi dari Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut dua, dr. Karolin Margret Natasa.

Tak mengherankan, jika Karolin yang berpasangan dengan Suryadman Gidot ini mengharapkan CU bisa membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Dengan kehadiran CU di tengah masyarakat, yang mampu menjangkau hingga pelosok pedalaman, diharapkan kehadirannya tidak hanya bisa membantu permasalahan ekonomi masyarakat, namun juga masalah lainnya," kata Karolin, sesuai dengan rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Minggu (3/6/2018).

(Baca: Nursyam: RPJMDes Syarat untuk Mencairkan ADD dan DD )

Menurutnya, selama ini kebanyakan gerakan Credit Union masih sebatas fokus pada aktivitas keuangan. Padahal, kata Karolin, kinerja Credit Union berpeluang lebih banyak lagi bila juga melakukan ekspansi memfasilitasi anggota dalam pengembangan bisnis atau usaha-usaha produktif mereka.

"Credit Union bisa memanfaatkan kerja sama antar Credit Union baik primer, sekunder, maupun antar Puskopdit BKCU dalam pengembangan jaringan bisnis," tuturnya.

Cagub Kalbar perempuan satu-satunya ini menambahkan, jaringan bisnis sangat potensial untuk penyediaan bahan baku yang dibutuhkan sekaligus pemasaran produk dan jasa-jasa.

Tersedianya ICT (information and communication technology) yang sederhana seperti handphone (HP) dan internet sangat memungkinkan bekerjanya jaringan bisnis berlangsung secara efisien.

Pola gerakan Credit Union ini mampu meningkatkan keunggulan bersaing UMKM sekaligus kemandirian bangsa di tengah menghadapi banjirnya produk-produk dari Tiongkok dengan berbagai pilihan dan harganya super murah.

(Baca: Laris Manis, Kedai Sotong Pang Ling Bisa Jual hingga Rp 6 Kg Sotong dalam Semalam )

"Untuk itu, CU tentu juga harus ambil bagian dalam mengembangkan usaha rakyat, agar produk-produk kita bisa berjaya di negeri sendiri. Jangan sampai produk dari negara tetangga dan Tiongkok, justru membanjiri pasar kita," kata Karolin.

Untuk itu, katanya, langkah pengembangan anggota Credit Union pada sisi pengembangan bisnis sosial akan memperkuat gerakan CU dan memfasilitasi gerakan sosial ekonomi kerakyatan. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help