Potensi Curah Hujan Juni Turun, Waspada Munculnya Hotspot

Curah hujan tertinggi sebesar 678 mm/bulan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu (Benua Martinus)

Potensi Curah Hujan Juni Turun, Waspada Munculnya Hotspot
Net
BMKG 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala BMKG Stalkim Mempawah Wandayantolis menuturkan distribusi curah hujan pada bulan Mei 2018 secara umum berada dalam kategori menengah hingga tinggi dengan curah hujan berkisar antara 301-400 mm/bulan.

Curah hujan tertinggi sebesar 678 mm/bulan terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu (Benua Martinus), sedangkan curah Hujan terendah sebesar 136 mm/bulan terjadi di Kabupaten Sanggau (Balai Karangan).

Distribusi curah hujan meningkat pada dasarian II dan III, diakibatkan adanya sirkulasi angin tertutup dan daerah pertemuan angin (konvergensi) di sekitar wilayah Kalimantan Barat.

Baca: Suasana Bazar Ramadan Yang Digelar Pemkab Sanggau

Dirinya menurunkan pada bulan Juni 2018 Secara umum curah hujan diprakirakan berkisar antara 101-300 mm/bulan.

Curah Hujan 100 mm/bulan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kab/Kota : Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Sambas, dan Sekadau.

Sedangkan Curah Hujan >300 mm diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kab/Kota: Kapuas Hulu dan Sambas.

Sifat Hujan pada bulan Juni 2018 secara umum sebagian besar wilayah Kalimantan Barat diprakirakan berada pada kategori Bawah Normal hingga Normal.

Sedangkan daerah yang bersifat hujan Atas Normal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kab./Kota : Sambas, Sekadau, dan Sintang.

Terdapat potensi curah hujan lebih rendah dari normalnya, waspada potensi munculnya hotspot dibeberapa wilayah Kalimantan Barat pada waktu terjadi jeda hujan.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help