Tidak Hanya Aktif Berorganisasi, Devi Kurnia Sari Juga Suka Membaca

Berawal dari membaca, pemikiran kita dibentuk, pengetahuan kita bertambah, pandangaan kita jadi luas.

Tidak Hanya Aktif Berorganisasi, Devi Kurnia Sari Juga Suka Membaca
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Devi Kurnia Sari Duta Praben Kalimantan Barat 2018. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selain aktif berorganisasi, Duta Praben Kalbar 2018 Devi Kurnia Sari juga suka membaca, hobi itu iya geluti sejak jadi mahasiawa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.

"Kalau kuliah tapi tidak membaca, itu sama dengan makan nasi tapi tidak pakai apa-apa, " kata anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah IAIN Pontianak 2015 itu.

Karena saat menjadi seorang mahasiawa, menurut Devi mau tidak mau kita harus harus bisa, dan untuk bisa kita harus banyak baca.

"Berawal dari membaca, pemikiran kita dibentuk, pengetahuan kita bertambah, pandangaan kita jadi luas, " kata Staf Mentri Pemberdayaan Perempuan di Dema (Dewan eksekutif Mhasiswa) IAIN Pontianak itu.

Baca: Devi Kurnia Sari Ingin Terjun ke Dunia Politik

Aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Devi merasa bahwa ia harus belajar banyak tentang sejarah Indonesia, itulah kenapa iya sering membaca buku-buku tentang Sukorno dan Tan Malaka.

Sedangkan melalui buju-buku tentang feminisme, Devi belajar bagaimana jadi perempuan supaya tidak ditindas.

"Kalau kita memahami, sebenarnya laki-laki dan perempuan itu setara, malah perempuan punya beban ganda. Laki-laki hanya kerja beberapa jam untuk mencari nafkah, sementara perempuan bekerja, mengurus anak dan suami serta rumah tangga, " kata gadis kelahiran Batu Ampar 14 September 1996 itu.

Penulis: Bella
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help