Ramadan 1439 H

Harga Telur di Singkawang Naik, Per Kilo Rp 25 Ribu

Kenaikan harga telur disebabkan jelang Idul Fitri permintaan mulai naik namun tidak diimbangi dengan persediaan yang ada,

Harga Telur di Singkawang Naik, Per Kilo Rp 25 Ribu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ File
Penjual Telur 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Harga telur dan daging ayam merangkak naik di sejumlah Pasar Tradisional Kota Singkawang jelang hari raya Idul Fitri.

Kepala Seksi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Helmi Aswandi mengatakan, saat ini telur ayam sudah dijual seharga Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per Kilogram.

"Ini berdasarkan pantauan kita pada hari Minggu kemarin, dimana tren kenaikan harga sudah terjadi pada komoditi telur ayam," katanya, Jumat (1/6/2018).

(Baca: Mahmudah : Rayakan Lebaran, Jangan Berlebih-lebihan )

Sebelumnya, telur ayam masih dijual seharga Rp 22 ribu - Rp 23 ribu per Kilogram.

"Kenaikan harga telur disebabkan jelang Idul Fitri permintaan mulai naik namun tidak diimbangi dengan persediaan yang ada," ujarnya.

Sedangkan daging ayam saat ini sudah dijual seharga Rp 48 ribu per Kilogram. Sebelumnya hanya Rp 45 ribu. Berarti ada kenaikan sebesar Rp 3 ribu.

Untuk komoditi lainnya masih relatif stabil. Bahkan, harga cabai rawit saat ini sudah mulai mengalami penurunan, yakni Rp 35 ribu per Kilogram.

"Hal itu dikarenakan saat ini cabai rawit sedang memasuki masa panen," tuturnya. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved