Ramadan 1439 H

Gelar Buka Puasa Bersama, HPI Agro Rangkai dengan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah

PT Peniti Sungai Purun, member dari Hartono Plantation Group (HPI Agro) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik

Gelar Buka Puasa Bersama, HPI Agro Rangkai dengan Kegiatan Lomba Karya Tulis Ilmiah
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/mas
Suasana pelatihan jurnalistik dengan tema, "Jurnalisme Investigasi Berbasis Data" dan Buka Puasa Bersama pada Rabu, (30/5/2018). 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Peniti Sungai Purun, member dari Hartono Plantation Group (HPI Agro) menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan tema, "Jurnalisme Investigasi Berbasis Data" pada Rabu, (30/5/2018).

Pelatihan yang digelar di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (30/5/2018) dilanjutkan dengan acara ramah tamah atau berbuka puasa dengan manajemen perusahaan.

Selain dari Kota Pontianak, Pelatihan Jurnalistik ini juga diikuti kontributor di Kabupaten Sintang, Sanggau, Mempawah dan Landak.

Pelatihan Jurnalisme Investigasi Berbasis Data digelar untuk kali kedua di Pontianak Selain Dr Ir Tungkot Sipayung, nara sumber lainnya yang memberikan materi terkait Jurnalisme Investigasi Berbasis Data diantaranta Yosep Suprayogi, dan Heriyanto Sagiya.

Baca: Mari Berdonasi Untuk Anak Yatim Melalui Sharing for Jannah

Hadir dalam pelatihan dan Buka Puasa Bersama Vice President Operations Kalbar, Agus Budi Santoso dan Presiden Eksekutif Agus dan Vice President Corp Legal & Communication, Erwin Suryadi Setiawan. Selain berbagai media, hadir juga intern HPI Agro dalam pelatihan.

Vice President Corp Legal & Communication, Erwin Suryadi Setiawan mengatakan buka puasa merupakan agenda rutin tahunan HPI Agro.

Selama ini ia mengaku media mempunyai peranan penting dimana media sebagai corong informasi.

"Karena kita patner dengan media, rekan media kita anggap patner sebagai fungsi kontrol. Awalnya kita merasa ada kebutuhan media karena kawan-kawan biasanya kesulitan mendapatkan nara sumber. Apalagi black campign sangat mengganggu. Jika di blok sawit sebagai motif ekonomi, devisa bisa menurun signifikan," ujarnya.

Untuk mengapresiasi para jurnalis, HPI Agro juga menggelar lomba karya ilmiah dengan tema lingkungan. Akan dipilih tiga karya terbaik, pertama dengan hadiah Rp2 juta, terbaik kedua mendapatkan hadiah Rp1,5 juta dan ketiga mendapatkan hadiah Rp1 juta. Untuk pemenang harapan, HPI Agro memberikan hadiah Rp500 ribu untuk dua pemenang.

Penulis: Maskartini
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved