BPBD Monitor Daerah Potensi Banjir di Sintang, Ini Wilayahnya

Dikatakannya, bahwa di Sintang sendiri dilalui oleh dua sungai besar, yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

BPBD Monitor Daerah Potensi Banjir di Sintang, Ini Wilayahnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAHIDIN
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Kusba saat melakukan monitoring debit air di Sungai Melawi, Kabupaten Sintang, Selasa (29/5/2018) pagi.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Kusba menyatakan bahwa banjir di Kapuas Hulu memiliki kemungkinan bisa berdampak banjir kiriman bagi Kabupaten Sintang yang juga dilalui Sungai Kapuas. 

"Karena lewat Sungai Kapuas, namun seberapa besar dampaknya kita monitor dan terus menunggu perkembangan minggu ini. Tetapi sampai saat ini, belum ada wilayah kita yang terjadi banjir besar," ujarnya, Selasa (29/5/2018) pagi.

(Baca: DPW MUI Kalbar Masih Tunggu Petunjuk MUI Pusat Soal Sertifikasi Mubaligh )

Dikatakannya, bahwa di Sintang sendiri dilalui oleh dua sungai besar, yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Melawi.

"Khusus di Sungai Melawi ada anak Sungai Serawai dan Sungai Kayan. Sungai Serawai berpotensi banjir di Ambalau dan Serawai, sementara Sungai Kayan berpotensi banjir di Kayan Hilir, Kayan Hulu, dan imbasnya ke Dedai dan Sintang," jelasnya 

(Baca: 89 Warga Keracunan Setelah Konsumsi Keong Sawah )

Kemudian di Sungai Kapuas, ada juga anak Sungai Ketungau yang berpotensi dampak banjir ke Kecamatan Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, Ketungau Hulu, dan sebagian Kecamatan Binjai Hulu. 

"Pertemuab dua sungai besar juga melintasi Kecamatan Sintang, Tempunak, dan Sepauk. Ada pula anak Sungai Tempunak dan Sepauk. Jadi potensi banjir di dua kecamatan ini. Namun agak lama karena pertemuan dua sungai besar dan semua anak sungai yang melintasi Sungai Kapuas dan Melawi," pungkasnya. 

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help