Kepala Kanwil BPN Kalbar Tegaskan Komitmen Berantas Pungli

Contohnya oknum Kepala BPN Sanggau yang sudah diberhentikan status kepegawaian aktifnya oleh BPN Pusat

Kepala Kanwil BPN Kalbar Tegaskan Komitmen Berantas Pungli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalbar, Samad Soemarga saat diwawancarai awak media usai penandatangan keputusan bersama antara Polda Kalbar dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalbar terkait Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar di Aula Khatulistiwa Kantor BPN Kalbar, Jumat (25/5/2018). (Pra).   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CoO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi kalimantan Barat, Samad Soemarga menerangkan sebelum pembentukan tim terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar bersama Polda Kalbar, pihaknya sudah berkomitmen memberantas segala bentuk pungutan liar (pungli) di jajaran BPN Kalbar.

“Sebenarnya BPN sudah ada tim pemberantasan pungli dari pusat. Kita juga sudah lakukan sosialisasi pencegahan dan lainnya melalui spanduk-spanduk. Hampir semua kata itu ada. Semua biaya dan waktu persyaratan itu sudah terpampang di kantor-kantor pertanahan,” ungkapnya saat diwawancarai usai penandatangan keputusan bersama antara Polda Kalbar dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalbar terkait Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar di Aula Khatulistiwa Kantor BPN Kalbar, Jumat (25/5/2018).

(Baca: Info Intelijen, Kapolda Sebut  Singapura dan Malaysia Nanam Sawit di Wilayah Kalbar )

Bahkan untuk mencegah pungli, transaksi pembayaran layanan pertanahan dilakukan secara non tunai yakni masyarakat bayar langsung ke lembaga keuangan bank. “Ke BPN hanya tinggal bawa bukti saja,” terangnya.

Ia menegaskan jika ada oknum BPN yang masih melakukan pungli akan ditindak. Contohnya oknum Kepala BPN Sanggau yang sudah diberhentikan status kepegawaian aktifnya oleh BPN Pusat.

(Baca: Lubang di Jalan Raya Kakap Ancam Keselamatan Pengendara )

“Itu dipensiunkan dini. Kita benar-benar komitmen melaksanakan aturan yang ada,” katanya.

Samad juga berjanji akan menerima laporan yang masuk dari masyarakat. Pihaknya akan segera menangani sesuai prosedur berlaku.

“Kalau subyektif kita abaikan, kalau obyektif kita carikan solusi penanganannya. Apabila ada oknum BPN bermain akan ditindak. Masyarakat lapor saja ke kantor pertanahan atau lapor ke kami. Kami ada websitewww.bpn.go.id. Bisa ke sana atau langsung saja,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help