Home »

Budaya

» Dayak

Rangkaian PGD ke-33, DAD Gelar Rakor Temenggung se-Kalimantan Barat 

Ketua DAD Kalbar Jakius Sinyor menjelaskan bahwa selain untuk mengkordinir kerja para temenggung, kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi.

Rangkaian PGD ke-33, DAD Gelar Rakor Temenggung se-Kalimantan Barat 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ BELLA
Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Adat Dayak (DAD) dan temenggung se-Kalimantan Barat di Hotel Kapuas Palace Pontianak pada Senin (21 /05 /2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangkaian acara Pekan Gawai Dayak ke-33, turut diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Adat Dayak (DAD) dan temenggung se-Kalimantan Barat di Hotel Kapuas Palace Pontianak pada Senin (21 /05 /2018).

Diikuti oleh sekitar 709 peserta dari DAD, tokoh masyarakat serta akademisi kegiatan tersebut bertujuan untuk, pertama menyusun dan menetapkan landasan konstitusional, perinsip dasar dan program kerja empat tahun kedepan.

Baca: Lomba Melukis Perisai Dalam Pekan Gawai Dayak ke-33 Angkat Tema Tenun Ikat Sintang

Kedua menyusun dan menetapkan rekomendasi sebagai hasil kesepakatan organisasi untuk disampaikan kepada pemerintah.

Ketua DAD Kalbar Jakius Sinyor menjelaskan bahwa selain untuk mengkordinir kerja para temenggung, kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi.

Baca: Foto-Foto Keseruan Lomba Pangkak Gasingk di Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-33 di rumah Radakng

" Kegiatan ini juga untuk memperkenalkan pengurus temenggung agar saling kenal, agar mereka bisa saling berbagi pengalaman dengan wilayah lain, " terangnya.

Jakius juga menerangkan bahwa di era globalisasi ini temenggung harus punya kekuatan dan eksistensi dalam organisasi untuk mengajak masyarakat agar tidak tergerus jaman.

" Era globalisasi ekonomi, politik dan sosial ini, temenggung sebagai ujung tombak di Desa dia yang akan memberikan motifasi kepada masyarakat di Daerah agar mampu dan mau bersaing, " terangnya.

Selain itu, kegiatan Rakor ini juga merupakan respon terhadap situasi di Indonesia terkait terorisme yang sedang marak terjadi.

"  Melalui rakor ini, para temenggung diingatkan agar mereka waspada, untuk mengantisipasi keaman di Kalbar termasuk di daerah. Karena temenggung sebagai pengurus yang berkewajiban menjaga stabilitas keamanan, " terang Jakius.

Halaman
12
Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help