Setiap Malam Tarian Aborigin Akan Semarakan Pekan Gawai Dayak 2018

“Sehingga nanti tidak setiap orang tidak boleh makan binatang yang merupakan totemnya, namun suku lain bisa,” ujarnya

Setiap Malam Tarian Aborigin Akan Semarakan Pekan Gawai Dayak 2018
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Penampilan tarian dari suku Aborigin Australia pada pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) Kalbar ke-33 di Rumah Radakng, Jalan Sutan Syahrir, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (20/5/2018). PGD ini dihadiri oleh masyarakat adat Dayak se Kalimantan Barat dan sejumlah wisatawan dari mancanegara. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dayak'>Pekan Gawai Dayak tahun ini terasa lebih semarak dengan penampilan grup tarian dari Australia.

Saat pembukaan Dayak'>Pekan Gawai Dayak (PGD) 3.  Delapan warga Australia juga unjuk kebolehan menarikan tarian khas masyarakat aborigin dengan tajuk Spirit Animal Dance.

Satu di antara penari Helena menceritakan filosofi spirit animal dance yang berusaha mempertunjukan tarian tentang binatang di Australia. Menurutnya setiap suku asli di Australia punya totem (Binatang yang dianggap suci dan di puja Red), seperti kangguro, crocodile, burung dan binatang lainya.

Baca: Ragam Tarian Meriahkan Pembukaan Pekan Gawai Dayak Kalbar ke-33 di Rumah Radakng

“Sehingga nanti tidak setiap orang tidak boleh makan binatang yang merupakan totemnya, namun suku lain bisa,” ujarnya

Baca: Foto-foto Kemeriahan Pembukaan Pekan Gawai Dayak Kalbar ke-33 di Rumah Radakng

Kepercayaan itu sebagai upaya untuk agar binatang-binatang tersebut tidak hilang atau punah. Hal itu yang kami sampaikan pada pertunjukan.

“Setiap malam selama pekan gawai dayak pada pukul 21.00 WIB grup itu akan mempertunjukan tarian itu dengan kostum yang lebih menarik,” ujarnya.

Helena juga sangat takjub dengan para anak muda di Kalbar yang bangga dengan yang mengenakan pakai adatnya sambil menari dan memepertunjukan kegiatan-kegiatan kebudayaannya. (dan)

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved