Home »

Sport

» Tinju

Hanya Butuh 1 Ronde, Ari Raih Sabuk WBC Asia Youth Featherweight di China

Ari Agustian berhasil membawa pulang Sabuk World Boxing Council (WBC) Asian Youth Featherweight...

Hanya Butuh 1 Ronde, Ari Raih Sabuk WBC Asia Youth Featherweight di China
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Petinju Indonesia asal Kalbar Ari Agustian menambah rekor 7 kemenangan KO dalam 7 pertandingan selama karir profesionalnya, usai mengalahkan petinju Tiongkok, Baolin Kang dalam perebutan Sabuk WBC Asia Youth, Rabu (16/5/2018) waktu setempat. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Ari Agustian berhasil membawa pulang Sabuk World Boxing Council (WBC) Asian Youth Featherweight setelah berhasil mengalahkan petinju asal China Baolin Kang.

Bermodalkan rekord 6 kali bertanding dengan 6 kali Menang K.O., Ari berhasil memukul K.O. Lawannya di ronde pertama dari 10 ronde yang dipertandingkan di Xi An China, Selasa (15/5) lalu.

Kedatangan Ari Agustian disambut meriah oleh para pendukungnya dan disambut juga oleh pihak Lanud Supadio, Jumat (18/5).

Baca: Menegangkan! Detik-detik Ari Agustian Pukul KO Petinju Tiongkok

Kemenangannya di kelas bulu 57,1 KG ini menambah rekornya menjadi 7 kali kemenngan K.O. tanpa kalah.

Prestasi ini tidak mudah diraih oleh Ar, berbagai persiapan terus ia lakukan hingga akhirnya mampu membawa pulang Sabuk WBC Asia Youth Featherweight ini ke Indonesia.

"Persiapannya kemaren power fisik dan speed serta daya tahan kemudian dimatangkan lagi skill oleh pelatih Damianus Yordan," ujar Ari saat tiba di Pontianak, Jumat (18/5).

Bertanding dihadapan publik dan pendukung lawan diakui olehnya menjadi tantangan tersendiri. Pada akhirnya semua itu menjadi motivasinya untuk dapat membawa pulang sabuk tersebut.

"Saat tanding di sana kita nggak ada sporter dan satu-satunya yang ndak ada bendera cuma indonesia. Orang indonesia hanya kita bertiga lawan seribu orang pendukung dia," katanya.

Hal berkesan lainnya kala itu diakunya saat Ari, pelatih dan officilanya menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Saat itu hanya kami bertiga yang menyanyikan lagu indonesia raya, tapi demi merah putih dan tanah air itu bukan masalah bagi saya. Terpenting semangat merah putih selalu mendidih dan ber api-api di dada saya dan itu yang bisa membuat saya tak gentar walaupun sporter lawan saya ribuan orang," ungkapnya.

Setelah berhasil mengkandaskan petinju asal negri tirai bambu tersebut, petinju yang kini masih berusia 22 tahun tersebut memiliki tekad membawa untuk prestasi yang lebih tinggi. Ia pun telah menyiapkan kemampuannya untuk pertandingan selanjutnya.

"Target kedepannya saya makin mematangkan latihan saya karena saya masih banyak kekurangan dari saya dan akan selalu kurang dan saya tidak akan pernah puas. Saya akan mempersiapkan pertandingan bulan depan di bali merebut gelar juara asia pasifik WBA untuk menambah sabuk saya," tuturnya

Pada akhirnya ia mengaku ingin membanggakan nama Kalbar dan Indonesia di ajang yang lebih tinggi. Dan tentunya mampu mensejajarkan namanya di deretan nama-nama pertinju terbaik dunia.

"Saya akan terus meningkatkan pengalaman saya dan mempertajam skiil saya hingga tiba saat nya di mimbar tinju para juara di USA. Mimpi saya agar bisa di mainkan di USA dengan keadaan sudah siap dan berkualitas dan menjadi juara dunia di sana super champion, aminnn," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help