Terbaru, Harga Telur dan Daging Ayam Mulai Naik di Singkawang

Selain telur harga yang mengalami kenaikan juga dialami daging ayam ras yang sudah dipotong.

Terbaru, Harga Telur dan Daging Ayam Mulai Naik di Singkawang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Telur yang dijual seharga Rp 1.400, 00 per biji di toko sembako Langkah Baru milik Japren Ilyas yang berada di kawasan Pasar Inpres, Kabupaten Sintang, Selasa (20/3/2018) siang.   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMK Kota Singkawang, Hendryan melalui Kasi Perdagangan Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Helmi Aswandi mengatakan, menjelang bulan Ramadan ada kenaikan harga terutama untuk telur.

Berdasarkan pantauan pada Selasa 15 Mei kemarin, ada sedikit kenaikan yang sebelumnya masih kisaran harga Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu perkilo, naik menjadi di kisaran harga Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu perkilo.

Selain telur harga yang mengalami kenaikan juga dialami daging ayam ras yang sudah dipotong.

"Beberapa hari yang lalu masih dikisahkan harga Rp 38 ribu perkilo, sudah naik menjadi Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu perkilo," katanya, Kamis (17/5/2018).

Baca: Pilih Landak dan Bengkayang Untuk Kampanye Akbar, Maskendari Sebutkan Hal Ini

Ada juga komoditi yang mengalami penurunan yakni cabai rawit yang sebelumnya Rp 45 ribu perkilo, turun menjadi Rp 35 ribu.

”Rp 35 ribu di Pasar Beringin, Rp 40 ribu di Pasar Alianyang," jelasnya.

Kentang juga turun dari Rp 16 ribu perkilo menjadi Rp 14 ribu perkilo. Bawang putih dari Rp 26 ribu menjadi Rp 23 ribu.

Sementara untuk beras memang mengalami penurunan, namun masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Beras untuk jenis premium sebelumnya Rp 15 ribu perkilo, turun menjadi Rp 13.500. Sedangkan HET Rp 13.300, berarti masih di atas HET.

Demikian juga dengan beras lokal saat ini Rp 10 ribu, sedangkan HET Rp 9.950 perkilo.

"Untuk komoditas lain tetap stabil," tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help