Ramadan 1439 H

Remaja Masjid Al-Munawwar Keliling Desa Bangunkan Warga Sahur dengan Cara Ini

Puluhan Obor terlihat menerangi jalan. Obor-obor tersebut, di bawa oleh puluhan remaja dan anak-anak, sambil meneriakan "sahur-sahur"

Remaja Masjid Al-Munawwar Keliling Desa Bangunkan Warga Sahur dengan Cara Ini
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Remaja Masjid Bangunkan Warga Sahur 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menyemarakkan bulan suci Ramadan, Remaja Masjid Al-Munawwar Desa Jirak, Kecamatan Sajad beramai-ramai berkeliling desa menggelar Pawai Obor, membangunkan warga untuk sahur, Kamis (17/5/2018).

Puluhan Obor terlihat menerangi jalan. Obor-obor tersebut, di bawa oleh puluhan remaja dan anak-anak, sambil meneriakan "sahur-sahur", untuk membangunkan warga agar segera sahur puasa Ramadan.

Baca: Frans Sampaikan Ketidak Singkronan Usulan Guru, Jadi Permasalah Guru Daerah Terpencil di Kubu Raya

Teriakan para pemaja ini, diiringi pula dengan suara kentongan. Sehingga membuat suasana hari pertama Ramadan tampak semarak.

Ketua Remaja Masjid Al-Munawwar, Rendi Gunawan menyampaikan ide dari Sahur dengan Pawai Obor tersebut memang merupakan inisiatif dari Remaja Masjid Masjid Al-Munawwar.

"Pesertanya adalah remaja dan anak-anak Desa Jirak, yang mempunyai ide ini adalah Remaja Masjid Masjid Al-Munawwar sendiri," ungkapnya, Kamis (17/5/2018).

Lanjut Rendi, pawai obor ini juga sebagai bentuk syiar agama Islam, untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah puasa selama 30 hari ke depan.

"Semoga dengan diawalinya sahur puasa ramadan dengan Pawai Obor Sahur ini, dapat membawa keberkahan dan semangat masyarakat Desa Jirak untuk menunaikan ibadah untuk 30 hari ke depan di bulan penuh berkah ini," ujarnya.

Ketua Umum Forum Mahasiswa Kecamatan Sajad (FMKS), Alpian mengaku bangga dengan pemuda di Kecamatan Sajad, khususnya kalangan mahasiswa yang ikut terlibat dalam kegiatan ini.

"Kami berharap, pawai obor yang di laksanakan Remaja Masjid Al-Munawwar ini bisa dilakukan setiap tahunnya. Boleh juga dilanjutkan dengan membuat aksi membangunkan warga agar terbangun untuk segera sahur. Kegiatan ini bisa dilaksanakan selama bulan suci Ramadan. Namun hanya bisa dilaksanakan di perkampungan yang seluruh warganya beragama Islam," harapnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help