Puluhan Warga Datangi Kantor Dinas Perkim LH Ketapang

Puluhan warga Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap mendatangi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman

Puluhan Warga Datangi Kantor Dinas Perkim LH Ketapang
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Mantan Kades Sungai Kelik, Saprol (paling kanan) bersama warga Desa Sungai Kelik saat menemui wartawan di Ketapang, Kamis (17/5). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Puluhan warga Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap mendatangi Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Ketapang.

Perwakilan warga, Saprol menegaskan pihaknya mendatangi kantor itu.

Tujuan bukan untuk mengintimidasi pihak Perkim LH Ketapang. Tapi hanya mempertanyakan dokumen asli surat dukungan gugatan yang disampaikan oleh oknum warga. Lantaran dalam surat dukungan itu mencantumkan nama dan tanda tangan warga.

Baca: Bikin Ngiler! Roast Arabic Paha Kambing di Harris Hotel Pontianak

Namun ternyata banyak warga merasa tidak pernah menandatangi dalam surat dukungan gugatan oknum itu. “Jadi kita mempertanyakan berkas aslinya,” kata Mantan Kepala Desa Sungai Kelik ini saat menemui wartawan di Ketapang, Kamis (17/5).

“Namun jawaban Kadis Perkim LH kemarin mereka juga dapat foto copy dan sedang mencari aslinya. Dalam surat itu berisi dukungan untuk oknum tertentu mengugatan PT LSM (Ladang Sawit Mas-red) mengenai beberapa item,” jelasnyaa.  

Ia menegaskan warga merasa resah terhadap pemalsuan tandatangan mereka. Terlebih surat dukungan tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum tertentu. Sehingga menyebabkan hubungan warga dan pihak PT LSM kurang nyaman.

“Pada hal tandatangan dalam surat dukungan itu palsu. Makanya kalau kita sudah dapat berkas aslinya baru bisa diluruskan. Kita juga ingin memprosesnya secara hukum tapi penegak hukum perlu keaslian surat dukungan tersebut,” ujarnya.

Diungkapkannya dalam surat dukungan yang tandatangan warganya palsu itu. Kemudian digunakan oknum tertentu menggugat PT LSM dengan tudingan mencemarkan limbah di lingkungan masyarakat Desa Sungai Kelik.

“Tapi dalam surat dukungan itu banyak yang dipalsukan. Bahkan ada anak dibawah umur juga ada dan orang yang sudah meninggalpun ada bertandatangan. Makanya hal itu yang kita pertanyakan agar semuanya bisa jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan terkait tudingan yang dituntut oknum tersebut seperti pencemaran limbah oleh PT LSM juga tidak benar. “Kalau yang dituntutnya benar pasti kita dukung juga. Tapi yang ditudingkannya itu tidak benar,” ujarnya.

“Pihak terkait seperti Dinas Perkim LH dan Kepolisian juga sudah meninjau ke lapangan. Namun tidak ada persoalan limbah berbahaya seperti yang digugat oleh oknum itu. Jadi masyarakat merasa di adu domba dan ingin persoalan ini segera selesai,” lanjutnya. 

Penulis: Subandi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help