Harga Telur dan Ayam Naik di Singkawang, Ini Penyebabnya

Beberapa hari yang lalu harga ayam ras potong Rp 38 ribu perkilo, sudah naik menjadi Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu perkilo.

Harga Telur dan Ayam Naik di Singkawang, Ini Penyebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMK Kota Singkawang, Hendryan melalui Kasi Perdagangan Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Helmi Aswandi mengatakan, menjelang bulan Ramadan ada kenaikan harga terutama untuk telur.

Berdasarkan pantauan pada Selasa 15 Mei kemarin, ada sedikit kenaikan yang sebelumnya masih kisaran harga Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu perkilo, naik menjadi di kisaran harga Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu perkilo.

Selain telur harga yang mengalami kenaikan juga dialami daging ayam ras yang sudah dipotong.

Baca: Pelayanan Publik di Kantor Pemerintah Berlangsung Normal saat Ramadan

Beberapa hari yang lalu harga ayam ras potong Rp 38 ribu perkilo, sudah naik menjadi Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu perkilo.

"Kalau daging ayam penyebab kenaikannya menurut informasi dari pedagang disebabkan oleh naiknya permintaan sedangkan stok tetap," katanya, Kamis (17/5/2018).

Demikian juga dengan telur. Ini disebabkan oleh kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat selama bulan ramadan.

Sedangkan penurunan harga cabe rawit disebabkan oleh panennya komoditas cabe di sekitar Singkawang.

Ia mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai dengan kebutuhan, bukan kemampuan.

"Beli sesuai kebutuhan, jangan borong," imbaunya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help