Sekretaris MUI Kalbar Tak Benarkan Kampanye di Rumah Ibadah

Sekretaris MUI Kalbar, Dr Zulkifli MA mengimbau kepada pada semua paslon agar tidak menggunakan tempat ibadah untuk kegiatan politik praktis

Sekretaris MUI Kalbar Tak Benarkan Kampanye di Rumah Ibadah
ist
MUI Pusat 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris MUI Kalbar, Dr Zulkifli MA mengimbau kepada pada semua paslon agar tidak menggunakan tempat ibadah untuk kegiatan politik praktis seperti berkampanye.

"Saya kira jelas, Menteri Agama sejak 2017 mengimbau untuk tidak menggunakan rumah ibadah, baik masjid, gereja, yang penting rumah ibadah untuk kegiatan politik praktis apalagi disebut dengan kampanye," katanya, belum lama ini kepada awak media.

Menurutnya, masjid boleh berpolitik guna membina kesadaran bernegara, hanya untuk mengajak bagaimana berbangsa yang baik, negara yang baik.

Baca: Pernyataan Sikap PW Muhammadiyah Kalbar Jelang Pilkada Serentak

Namun, kata dia, untuk memilih seseorang apalagi kampanye memang dari aturan negara juga dilarang, dan siapa yang menggunakan tempat ibadah untuk kampanye ada sanksinya dari Bawaslu.

Menurutnya, peluang untuk menggunakan rumah ibadah saat ramadan berkampanye tetap terbuka oleh siapapun, terlebih intensitas masyarakat muslim ke rumah ibadah lebih intens daripada sebelumnya.

"Saya mengimbau untuk semua kita isi ramadan sebagai bulan yang mendekatkan dengan Allah SWT, mengisi dengan ibadah, berbagai kegiatan postif dan keagamaan bukan untuk kampanye,
Kalau kampanye silahkan diluar mesjid," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help