Pontianak Terendam, BPBD: Air Kiriman dari KKR

Saptiko menuturkan daerah rawan genangan di Pontianak itu di Sungai Raya Dalam, dan jalan Perdana ujung.

Pontianak Terendam, BPBD: Air Kiriman dari KKR
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah wilayah terendam banjir akibat naiknya permukaan air setelah kemarin hingga tadi subuh hujan terus mengguyur, di pemukiman penduduk di Jalan Sungai Raya Dalam, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (15/5/2018) siang. Selain intensitas curah hujan yang tinggi, pembersihan di bagian hulu parit Sungai Raya Dalam membuat debit air melonjak di wilayah hilir. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Pelaksana tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Saptiko menuturkan akibat diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, memang terdapat beberapa titik lokasi yang tergenang.

"Setidaknya ada empat kawasan dan puluhan rumah warga juga terkena dampak dari genangan yang terjadi," kata dia, Rabu 15/05/2018)

Saptiko menjelaskan, daerah tergenang akibat hujan deras ditambah pasangnya air Sungai Kapuas sehingga air hujan tak bisa turun ke sungai dan meluber di daratan.

Dalam pantauan pihaknya di lapangan, daerah yang tergenang adalah Sungai Raya Dalam Ujung, kawasan Sepakat II Ahmad Yani, kawasan Jalan Perdana, dan Jalan Purnama.

Anak-anak bermain banjir di Jalan Perintis, Jalan Purnama I, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (16/5/2018) siang. Diguyur hujan pada Selasa malam, sejumlah Gang dan komplek di Jalan Purnama I Pontianak terendam banjir. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Anak-anak bermain banjir di Jalan Perintis, Jalan Purnama I, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (16/5/2018) siang. Diguyur hujan pada Selasa malam, sejumlah Gang dan komplek di Jalan Purnama I Pontianak terendam banjir. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA)

Menurutnya, kawasan yang tergenang dipengaruhi oleh curah hujan yang tinggi di daerah Kabupaten Kubu Raya (KKR) seperti kawasan Punggur yang airnya mengalir ke Pontianak yang berbatasan dengan Sungai Kapuas. Namun karena air di Sungai Kapuas pasang maka air hujan yang banyak tersebut tak bisa turun.

"Genangan itu terjadi dibeberapa titik saja, ini akibat air di paritnya penuh, ini air kiriman dari Kabupaten Kubu Raya (KKR), imbasnya ada yang tergenang," jelas Saptiko.

Baca: Pontianak Terendam, Kadis PUPR: Bukan Banjir Tapi Genangan

Baca: Semalaman Hujan, Kawasan Kota Terendam, Ini Harapan Warga Pada Pemkot Pontianak

Sampai saat ini disebutnya belum ada kondisi yang darurat, karena rumah warga yang tergenang hanya sekitar 30 Cm maupun kurang dari itu.

"Bantuan tergantung, kita lihat laporan dari warga dan tim yang ada di lapangan. Sementara tidak ada yang mengungsi dan memerlukan bantuan," jelasnya.

Saptiko menuturkan daerah rawan genangan di Pontianak itu di Sungai Raya Dalam, dan jalan Perdana ujung.

"Itu kan hujan yang terjadi dua malam terus ada limpahan air dari ujung Kubu Raya, karena saya lihat alur dari jalan itu dari daerah Kubu Raya masuk ke parit. Paritnya mesti tak hujan dia penuh. Kondisi Paritnya bagus tidak ada sampah dan gulma tapi air penuh," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved