Citizen Reporter

Musyawarah Kohati Komisariat FISIP, Usung Pemimpin Muslimah Yang Memiliki Jiwa Profesionalisme

Setiap orang adalah pemimpin, namun tidak semua orang mampu untuk memimpin

Musyawarah Kohati Komisariat FISIP, Usung Pemimpin Muslimah Yang Memiliki Jiwa Profesionalisme
ISTIMEWA
Calon Ketua umum Kohqti Fisip, Titi Nur Faizah

"Melalui tema yang diangkat, dapat dilihat bahwa para Kohati saat ini sangat mengharapkan profesionalisme dalam berkader yang lebih baik dari sebelumnya," Pungkas Titi.

Hal itu selaras dengan apa yang menjadi keinginan Titi untuk kohati kedepannya, bagaiamana KOHATI diharapkan menjadi kader yang berjiwa profesional, tentunya harus dimulai dari memilih pemimpin yang professional, yang mampu memberikan teladan bagi para kader.

"Mengapa harus profesionalitas yang dituntut? Karena melihat kondisi kader yang saat ini sedikit mengabaikan profesionalitas dalam ber-HMI. Profesinalisme sangat penting dalam berkader di HMI, bukan hanya menuntut kader yang menduduki jabatan dalam kepengurusan. Namun, untuk seluruh kader HMI Komisariat FISIP," ujar Mahasiswi ilmu komunikasi ini.

Lanjutnya Profesionalisme tidak hanya berbicara tentang bagaimana seorang kader bisa membedakan pembawaan dirinya dalam organisasi dan beraktivitas sehari-hari.

Tetapi, juga berbicara tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan loyalitas serta kemampuan kerjasama dengan sesame kader. Seringkali kader memilih pemimpin karena popularitas dan keberanian saja, Sehingga keempat hal diatas terabaikan.

"Seharusnya, memilih pemimpin harus yang sangat kritis. Tidak boleh hanya sekedar “yang penting ada yang calon”. Ketua yang terpilih secara aklamasi itu sangat disayangkan," Sambung Titi.

Karena itu menunjukkan bahwa kepedulian dan semangat kader masih kurang. Apabila calon dapat menimbulkan persaingan dalam pemilihan, tentu saja memancing para peserta musyawarah untuk semakin kritis dalam menyeleksi pemimpin yang benar-benar dinilai mampu dan professional.

Indikator profesionalisme menurut Titi sendiri adalah hal yang dibutuhkan dalam diri seorang calon ketua dan sangatlah harus diperhatikan.

Pertama berbicara, Kedisiplinann yang Merupakan inti dari manajemen waktu. Ketika seorang calon pemimpin memiliki kedisiplinan yang kurang, bagaimana ia dapat dipercaya untuk mengatur waktu dalam kepengurusan.

Kedua Tanggung jawab, Karakteristik yang sangat sering disebutkan dalam proses pemilihan ketua baru. Seorang pemimpin dikatakan bertanggung jawab apabila ia dapat menyelesaikan masalah dengan solusi yang baik. Tidak hanya itu, bertanggung jawab berarti berani untuk mengambil resiko dari suatu keputusan dan berkomitmen dengan apa yang diamanahkan kepadanya.

Halaman
123
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help