Ramadan 1439 H

H-1 Ramadan, Warga Sambas Ramai Berbelanja ke Pasar

Sehari jelang Ramadan, warga masyarakat tampak cukup ramai di kawasan Pasar Sambas di Jalan Gusti Hamzah, Sambas, Rabu (16/5/2018) siang.

H-1 Ramadan, Warga Sambas Ramai Berbelanja ke Pasar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Sehari jelang Ramadan, masyarakat tampak cukup ramai di kawasan Pasar Sambas di Jalan Gusti Hamzah, Sambas, Rabu (16/5/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sehari jelang Ramadan, warga masyarakat tampak cukup ramai di kawasan Pasar Sambas di Jalan Gusti Hamzah, Sambas, Rabu (16/5/2018) siang.

Warga tampak berbelanja untuk berbagai persiapan Puasa Ramadan, yang dimulai pada Kamis (17/5/2018).

Kondisi ini diperkirakan akan lebih ramai saat sore hari. Ini lantaran, saat pagi hingga siang hujan mengguyur Kota Sambas.

Baca: Anwar Ibrahim Bebas dari Penjara Setelah Pengampunan Kerajaan

Ramainya masyarakat di Pasar Sambas ini, untuk berbelanja untuk memenuhi kebutuhan menyambut Puasa Ramadan.

Sejumlah personel Satlantas Polres Sambas tampak mengurai arus lalu lintas di lokasi ini.

Kasat Lantas Polres Sambas, AKP Aditya Octorio Putra melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Sambas, Bripka Herji mengimbau, agar warga masyarakat tetap berhati-hati dalam berkendara.

"Ini terutama karena ramainya warga masyarakat yang berbelanja. Sehingga kendaraan pun cukup ramai di Pasar Sambas ini. Saling pengertian, dan pesan kami jika hendak berbelanja jangan memarkir kendaran di badan jalan, parkirkanlah kendaraan di lokasi parkir, agar tidak menimbulkan kemacetan," ungkapnya disela-sela mengurai kepadatan arus lalu lintas.

Baca: Elpiji 3 Kg Sulit Didapat di Sekadau Hulu, Harga Sembako Stabil

Selain itu, Bripka Herji mengingatkan bahwa jika memang diperlukan, pengendara dapat memasang kunci ganda pada kendaraannya, untuk mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

"Jika memang diperlukan, kunci stang atau bahkan kunci ganda kendaraannya. Ini untuk menghindari atau mengantisipasi terjadinya Curanmor," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help