Diintai Selama Sepekan, Polisi Berhasil Ringkus Bandar dan Kurir Narkoba yang Sering Bertransaksi

Sat Narkoba Polres Landak kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku narkotika di Hotel Honglong

Diintai Selama Sepekan, Polisi Berhasil Ringkus Bandar dan Kurir Narkoba yang Sering Bertransaksi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE
Bandar narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi AK (baju merah) dan kurir narkotika WA (rambut panjang) dengan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi yang ditemukan oleh Sat Narkoba Polres Landak dari bandar serta kurir narkotika di Hotel Honglong Ngabang pada Selasa (15/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sat Narkoba Polres Landak kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku narkotika di Hotel Honglong Ngabang pada Selasa (15/5/2018) malam.

Pelaku narkoba tersebut masing-masing adalah WA (21) bertindak sebagai kurir, kemudian AK (50) selaku bandar narkotika, kedua pelaku tersebut tercatat sebagai warga Dusun Pulau Bendu, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang.

Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio melalui Kasat Narkoba Iptu Pandia menerangkan, penangkapan terhadap kedua pelaku narkotika tersebut berdasarkan informasi warga masyarakat sejak awal bulan Mei 2018.

Baca: 10 Pesta Pernikahan Kerjaan Paling Megah di Dunia, Satu dari Indonesia Lho!

Dimana dari informasi tersebut menerangkan bahwa, sering terjadi transaksi penjualan narkotika jenis sabu-sabu di kamar Hotel Honglong Ngabang. Sehingga dilakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

"Dari hasil penyelidikan yang kita lakukan selama satu minggu yang lalu, akhirnya kita telah mendapatkan identitas dari para pelaku yang menjual narkotika," ujar Iptu Pandia kepada Tribun pada Rabu (16/5/2018) siang.

Lanjutnya lagi, kemudian pada Selasa malam sekitar pukul 21.15 WIB di lorong lantai 3 Hotel Honglong, dilakukan penangkapan terhadap WA. Namun saat itu WA sempat membuang satu paket sabu-sabu, tapi berhasil ditemukan oleh petugas.

Kemudian WA pun digeledah dan ditemukan lagi disaku sebelah kiri baju sweater yang dipakai. Yakni satu buah kotak rokok surya 16, yang berisi 1 butir pil ekstasi warna coklat bentuk segitiga dengan tulisan S, dan satu kantong plastik kecil diduga sabu-sabu.

"Jadi saat penggeledahan itu, disaksikan oleh RT Dusun Pulau Bendu, dan kemudian dikembangkan tentang asal muasal barang tersebut. Pelaku WA menunjukan di lantai 2 kamar nomor 201 Hotel Honglong," jelasnya

Di kamar nomor 201 itu, ditemukan pelaku AK selaku bandar yang sedang menginap. "Kemudian kita lakukan penangkapan dan tanpa ada perlawanan dari AK, dilakukan penggeledahan di kamar yang digunakan oleh AK," terang Iptu Pandia.

Baca: Sekretaris MUI Kalbar Tak Benarkan Kampanye di Rumah Ibadah

Akhirnya ditemukan satu buah dompet berwarna hitam berisi satu kantong plastik transparan, berisi kristal putih diduga sabu-sabu. Satu buah dompet kecil warna biru berisi 18 butir ekstasi warna coklat bertulis S, dan 2 kantong plastik diduga sabu-sabu.

Selain itu ditemukan satu buah timbangan digital, satu buah rokok surya berisikan 7 buah kantong plastik diduga sabu-sabu, satu buah bong, satu buah korek api gas, dan uang tunai sebesar Rp 28.650.000.

"Jumlah narkotika yakni diduga sabu-sabu sekitar 20 gram, dan 18 butir pil ekstasi. Pelaku akan kita kenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35, dengan ancaman pidana minimal 5 tahun, dan maksimal 20 tahun," tegas Kasat.

Pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada warga yang telah banyak bekerjasama dan membantu pihak kepolisian dalam mengungkap narkotika.

"Kiranya kerja sama ini tetap terjalin dalam pemberantasan narkotika yang dapat merusak generasi muda kita," tutupnya.

Penulis: Alfons Pardosi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help