Surplus Daya 169 MW, PLN Dukung Investasi Masuk Kalbar

Sistem kelistrikan di Kalbar ini mengalami surplus daya hingga 169 MW, maka terbuka peluang besar bagi investor

Surplus Daya 169 MW, PLN Dukung Investasi Masuk Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Wilayah Kalimantan Barat, Parulian Noviandri, memberikan penjelasan terkait pertumbuhan pelanggan di Kalbar. 

Laporan Wartawan Tribunpontianak : Nina Soraya 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Wilayah Kalimantan Barat, Parulian Noviandri, menjelaskan secara sistem kelistrikan di Kalbar ini mengalami surplus daya hingga 169 MW. Dengan demikian, terbuka peluang besar bagi investor untuk berinvestasi di Kalbar.

"Sebelumnya sudah ada Antam, Pelindo serta perusahaan sawit yang sudah melakukan MOU untuk kebutuhan listriknya. Jadi kita siap jika ada investor lainya yang butuh listrik," ungkapnya usai kegiatan Customer Gathering, di Hotel Aston Pontianak, Selasa (15/5).

Baca: GM PLN Kalbar Mengajar di SMA Negeri 5

Ketersediaan sistem kelistrikan ini, lanjutnya, tentu saja memberikan kesempatan kepada calon pelanggan baik dalam konteks rumah tangga maupun skala industri bagi investor yang berminat berinvestasi di Kalimantan Barat, sehingga PLN siap mendukung masyarakat yang ingin berinvestasi di Kalbar.

"Pertumbuhan pelanggan untuk setiap bulannya kita berkisar di 5.000 pelanggan baik rumah tangga, bisnis, industri maupun pemerintahan kita tumbuh sekitar 5.000 pelanggan per bulannya. Kita sebenarnya punya target di atas itu , target kita sekitar hampir 8.000 tetapi saat ini baru sekitar 5.000- an lebih masyarakat yang yang ingin disambung listrik oleh PLN," paparnya.

Baca: PLN Mengajar Sapa Pelajar di Meliau

Menyinggung tentang rasio elektrifikasi di Kalbar, Parulian menyatakan sekitar 83 persen, dan PLN tetap mengarah ke RE 100 persen, meski diakui perlu waktu. Mengenai jumlah pelanggan PLN di Kalbar sekarang hampir mendekatan 1.100.000 pelanggan.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri, mengatakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan energi listrik, maka PLN berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Barat.

"Pembangunan berupa pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi hingga jaringan distribusi. Sistem Kelistrikan Khatulistiwa yang saat ini melayani masyarakat dari Kota Pontianak hingga Kabupaten Sambas dan Bengkayang, serta dari Kota Pontianak hingga Kabupaten Landak dan Tayan berada dalam kondisi Prima. Total beban di sistem Khatulistiwa adalah 411 MW dan daya mampu 543 MW." Kata Macnizon dalam sambutannya.

Baca: Yayasan Baitul Mal PLN Santuni 2.200 Anak Yatim

Pihaknya menambahkan bahwa surplusnya daya menjadikan PLN siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian.

Menurutnya tidak ada kekurangan daya yang menyebabkan perlu dilakukannya pemadaman bergilir karena terdapat surplus lebih dari 100 MW. Kondisi ini juga menjadikan PLN siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian di provinsi yang sangat dicintai ini.

"Jadi tidak perlu ragu-ragu untuk membangun usaha dan berinvestasi disini, apapun jenis usaha anda dan berapapun kebutuhan listriknya, PLN siap menyambung," jelas Machnizon. 

Penulis: Nina Soraya
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help