Polsek Pemangkat Amankan Pria Pengedar 8 Paket Sabu

Polsek Pemangkat mengamankan seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Pemangkat pada Minggu (13/5/2018).

Polsek Pemangkat Amankan Pria Pengedar 8 Paket Sabu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Polsek Pemangkat mengamankan seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Pemangkat pada Minggu (13/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Polsek Pemangkat mengamankan seorang pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Pemangkat pada Minggu (13/5/2018).

Pengungkapan ini, saat digelarnya Operasi Pekat Kapuas 2018.

Polsek Pemangkat berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu-sabu, di Dusun Pantura, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat.

"Kami berhasil menyita narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 8 paket di dalam plastik yang berisikan kristal putih yang di duga narkotika jenis sabu," ungkap Kapolsek Pemangkat, Kompol Agus Riyanto, Selasa (15/5/2018).

Pengungkapan ini, menurut Kapolsek berawal dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat.

"Bahwa di sebuah rumah yang terletak di RT001/ RW002, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat sering dipergunakan untuk transaksi narkoba," jelasnya.

Baca: Pangdam XII/Tpr Coffee Morning Bersama Jurnalis Kalbar, Bahas Sejumlah Permasalahan

Mendapatkan informasi ini, personel Polsek Pemangkat langsung merespon cepat.

Kompol Agus kemudian langsung membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti informasi tersebut, hingga dilakukanlah penyelidikan.

"Serta dilakukan penggeledahan di sekitar rumah, baik di dalam maupun di samping kanan kiri rumah. Dan di dapati dompet kecil, setelah dibuka yang disaksikan oleh Kepala Desa Sebatuan berisikan 8 paket kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Maka JSK (38) tidak dapat mengelak," ungkapnya.

Kapolsek Pemangkat menegaskan, dengan adanya temuan ini, tersangka JSK diancam dengan Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 114 ayat 1 Undang-undang (UU) No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun," sambungnya

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: listya sekar siwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help