Ledakan Bom di Surabaya

Polisi Angkut Koper dari Rumah Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

Perlahan, polisi mengeluarkan barang-barang dari rumah kontrakan keluarga pelaku bom bunuh

Polisi Angkut Koper dari Rumah Pelaku Bom Polrestabes Surabaya
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Sekoper barang dikeluarkan dari rumah keluarga bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Perlahan, polisi  mengeluarkan barang-barang dari rumah kontrakan keluarga pelaku bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya di Jalan Tambak Medokan Ayu VI nomor 2 A Surabaya.

Tepat pukul 12.00 WIB atau 1 jam setelah penggeledahan, polisi mengeluarkan sekoper barang dari rumah kontrakan tersebut.

Belum jelas apa isi koper tersebut, pengamatan Kompas.com, koper tersebut dibawa oleh 2 polisi berpakaian preman, dan dimasukkan ke mobil gegana yang diparkir tidak jauh dari rumah kontrakan.

Saat koper tersebut dikeluarkan, mobil 1 unit mobil gegana kembali dimasukkan mendekat ke area rumah kontrakan keluarga yang dipimpin Tri Murtono.

Baca: Diskumindag Lagi-lagi Temukan Minuman Kedaluarsa, Pemilik Minimarket Sempat Halangi Media

Baca: Baru 24 Persen Pekerja di Kalbar Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ini Langkah yang Dilakukan

Sementara itu, para tetangga di komplek pemukiman Jalan Tambak Medokan Ayu VI nomor 2 A Surabaya belum begitu kenal dengan keluarga Tri Murtono, karena keluarga tersebut baru mendiami kontrakan sekitar 3 bulan terakhir.

"Belum pernah kenalan, wong baru 3 bulan," kata Nunuk, salah seorang tetangga.

Keluarga terduga teroris yang dikepalai Tri Murtono, pagi kemarin, penghuni rumah kontrakan tersebut melalukan bom bunuh diri di pintu gerbang Mapolrestabes Surabaya di jalan Sikatan.

Dengan mengendarai 2 motor dan membawa bom, keluarga ini berencana meledakkan Mapolrestabes Surabaya.

Keempat anggota keluarga tewas, hanya putri bungsu bernama AIS/AAP (7) yang selamat setelah terpental saat bom meledak.

Keempat anggota keluarga yang tewas adalah Tri Ernawati (Ibu), Tri Murtono (bapak), Muhammad Daffa Amin Murdana (anak pertama), dan Muhammad Dary Satria Murdana (anak kedua).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 1 Jam Geledah Rumah Pelaku Bom Polrestabes Surabaya, Polisi Bawa Sekoper Barang

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help