#KamiTidakTakut: Masyarakat Berintelektual Tidak Boleh Terprovokasi

Sebagai kaum Mellenial, gimana pendapat kamu terkait peristiwa kemarin? Sebenarnya apasih yang harus kita lakukan

#KamiTidakTakut: Masyarakat Berintelektual Tidak Boleh Terprovokasi
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Carolinday Barus 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ana Sesar Andani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Peristiwa di Minggu pagi (13/5) kemarin membuat masyarakat Surabaya khususnya menjadi was-was.

Apalagi kasus tersebut terjadi secara beruntuttan hingga Senin pagi (14/5).

Banyak korban yang melayang dalam kasus tersebut. Ledakan Bom pertama terjadi ditiga lokasi gereja berbeda yakni Gereja Katolik Santa Maria sebagai TKP pertama, Gereja Kristen Indonesia (GKI) sebagai TKP kedua, dan Gereja Pantekosta sebagai TKP ketiga. Kemudian Senin, di Mapolrestabes Surabaya juga terjadi ledakan.

Satu hal yang membuat miris pemberitaan, yakni terkait tersebar luasnya foto korban serta informasi yang tidak diketahui sumbernya. Sebagai kaum mellenial tentunya kita harus pintar dalam bersikap ya guys!

Baca: Perempuan dan Politik, Ini Kata Ratu Dian

Sebagai kaum Mellenial, gimana pendapat kamu terkait peristiwa kemarin? Sebenarnya apasih yang harus kita lakukan sebagai generasi penerus bangsa?

Carolinday Barus
Ig@carolindaybarus

"Kelau secara pribadi dibilang takut sih aku takut, tapi kita gak boleh menujukan ketakutan kita dengan terlalu was-was, sampe ikut sebar berita yang belum tentu kebenarannya. Ya kita memang seharusnnya tidak takut tapi harus lebih waspada gitu lah ya. Untuk menanggapi teror bom itu, kita sebagai masyarakat berintelektual harus berfikiran jernih dan bisa menjaga mulut dan jari supaya jangan ikutan jadi distributor kabar hoax sampai ikut terprovokasi gitu.Intinya bnyak berdoa dan harus terus berfikiran positif gitu lah."

Penulis: Ana Sesar Andani Pangarepo
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help